PEKANBARU | bidik.news – PT Syam Sharifah Indonesia (SSI 25) menggagas program Baitullah, dengan mengajak masyarakat Indonesia untuk menjalankan ibadah umrah ke Tanah Suci.
Hanya dengan membayar Rp125 ribu, para calon jemaah umrah dijadwalkan berangkat pada November 2025 bersama 88 – 100 orang.
Founder Nasional PT SSI 25, Muhammad Ajie Alfateh mengatakan, untuk bisa berangkat umrah melalui program Baitullah, setiap orang hanya membayar Rp 125 ribu dengan membeli satu di antara dua produk kesehatan yang ditawarkan.
Dua produk tersebut, yakni minuman Kopi Momi dan semacam minuman susu fermentasi, Miracle Pro (Probiotik).
“Kami mencari mitra bisnis dari seluruh Indonesia untuk produk kesehatan. Untuk produk Miracle Pro (Probiotik) itu sebanyak dua botol yang dikemas dalam satu boks, serta produk Kopi Momi dijual per box berisi 5 sachet masing-masing berisi 20 gram,” ujar Ajie, Minggu (20/4/2025).
Ajie menjelaskan, setiap orang yang menjadi mitra bisnis bisa menjalankan sendirian maupun tim, dengan menawarkan sebanyak 1.500 produk melalui sistem penjualan langsung atau networking marketing (member get member).
“Ini peluang buat masyarakat, bisa menjadi sampingan atau alternatif untuk membuka bisnis sebagai penghasilan tambahan, karena ini legal atau resmi dari Kementerian Perdagangan. Bisa dikerjakan di mana pun dan kapan pun, tanpa terikat waktu,” tegasnya.
Muhammad Syaputra, salah satu founder PT SSI 25 mengatakan, melalui program Baitullah ini, pada November 2025 ditargetkan sebanyak 88 – 100 orang bisa diberangkatkan Umrah ke Tanah Suci, dan akan menjadi pemberangkatan umrah perdana.
“Program ini memang sengaja dikhususkan bagi mereka yang belum pernah berangkat umrah. Sebab, biasanya sebuah perusahaan hanya akan memberikan reward bagi pegawainya berupa uang tunai, sepeda motor maupun mobil,” ungkapnya.
Pada tahun 2025 ini, PT Syam Sharifah Indonesia menargetkan bisa memberangkatkan umrah sebanyak 1.000 orang melalui program Baitullah.
Hingga saat ini, mitra bisnis yang sudah tercatat berasal dari Pulau Jawa, Jakarta, Kalimantan, Bali, Padang, dan Pekanbaru.











