PASURUAN I BIDIK. NEWS – Sepanjang tahun 2022 lalu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasuruan telah mengganti sejumlah titik lampu konvensional Penerangan Jalan Umum (PJU) dengan lampu LED. Pergantian ini bukan tanpa sebab, selain lampu lebih terang juga menekan pembayaran bulanan yang dirasakan sangat tinggi.
Ini dikatakan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan Agus Hari Wibawa didampingi Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas dan Angkutan Jalan M. Yasin ditemui di ruang tugasnya, Rabu (01/03/2023) pagi ini.
“Dishub mengawali penggantian lampu PJU ini karena nilai pembayarannya sangat tinggi. Disini, Dishub mencoba untuk menekan pembayaran ini dengan jalan mengganti lampu konvensional ke lampu yang lebih berkualitas yaitu LED,” tukas Yasin.
Perlu diketahui penanganan dan wewenang PJU sebelumnya ada di Dinas PU Bina Marga. Dan, sejak tahun 2022 lalu berpindah ke Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan.
Dan di sepanjang tahun 2022, Dishub Kabupaten Pasuruan telah memasang sebanyak 696 titik lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) baru. Ratusan PJU yang merupakan penambahan dari rancangan anggaran belanja Dinas PU Bina Marga Kabupaten Pasuruan tersebut, dipasang di sejumlah ruas jalan poros desa hingga poros kabupaten, yang tersebar di 22 kecamatan.
Penambahan sebanyak 696 PJU baru tersebut, merupakan RAB dari Dinas PU Bina Marga. “Karena pelimpahan, maka Dishub masih meneruskan apa yang sudah di anggarkan oleh dinas yang lama. Termasuk pengadaan dan pemeliharaan,” imbuh Yasin.
Masih menurut Yasin, saat ini ada sebanyak 46 ribu pelimpahan titik PJU yang dikelola oleh Dishub. Langkah awal, Dishub telah mendata semua PJU yang kini menjadi asetnya. Dan, juga mendata mana saja titik yang mengalami kerusakan, padam dan memerlukan perawatan. Ini semua membutuhkan kerja keras.
Dia menambahkan dari 46 ribu titik PJU tersebut anggaran untuk pembayaran listrik tiap bulannya bisa mencapai Rp 2 miliar hingga Rp 2,5 miliar yang dikeluarkan oleh Dishub. Pembayaran yang besar inilah menjadi prioritas utama, bagaimana untuk menekannya. Salah satu upaya mengganti lampu konvensional PJU ke LED.
Yasin mengakui memang saat ini masih membutuhkan kerja keras untuk penanganan PJU di wilayah Kabupaten Pasuruan. Salah satu kendala yakni keterbatasan anggaran yang ada. Disini, Dishub belum bisa maksimal dalam menangani PJU keseluruhan nya.
“Kedepan, kami optimis dapat menangani PJU semakin baik,” Pungkas pria kalem ini. (rusdi)











