GRESIK | BIDIK.NEWS – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkab Gresik akan berusaha semaksimal mungkin dalam upaya pemadaman maupun penyelamatan (rescue) meskipun fasilitas dan sarana kurang memadai.
Akan tetapi, tekad Dampar dibawah kepemimpinan Agustin Halomoan Sinaga akan memaksimalkan pelayanan dan cepat tanggap jika ada kejadian kebakaran atau penyelamatan yang terjadi di Kabupaten Gresik.
“Damkar Pemkab Gresik mengharapkan secepatnya di setiap kecamatan se Kabupaten Gresik, berdiri posko Damkar. Sehingga jika terjadi kebakaran bisa cepat dipadamkan. Akan tetapi saat ini kita masih punya 3 posko yakni di kota tepatnya di Jalan Wahidin S H, Desa Krikilan Kecamatan Driyirejo dan di Desa Dukun Anyar, Kecamatan Dukun,” terang Sinaga sapaan akrabnya saat menggelar Focus Group Discussion (FGD), di Icon Mall, Gresik, Kamis (29/9/2022).
Ditambahknnya, kalau kita mau cepat dalam penanganan kebakaran idealnya disetiap kecamatan berdiri posko. Saat ini, Damkar Gresik telah berjuang untuk membuat Posko di Menganti tepatnya di eks kantor UPT Dinas Pertanian.
“Minimnya posko Damkar dan kendaraan pemadam saat ini, Damkar Gresik melakukan terobosan dengan menggandeng perusahaan yang memiliki mobil Damkar membentuk Forum Pemadam Kebakaran (FKP) yang diketuai oleh Petrokimia Gresik,” jelasnya.
Ditambahkannya, saat ini Damkar Gresik
punya 13 mobil Damkar penyemprot dan suplai. Untuk itu, dengan adanya nara sumber dari 2 anggota Komisi I DPRD Gresik, Pak Achmad Kusrianto Pujiantoro, dan Iftah Hidayati, kami bisa dibantu perjuangkan anggaran.
Sementara itu, Kabid Pencegahan Kebakaran Kota Batu, Santoso Wardoyo, selaku nara sumber dalam FGD menyatakan, bahwa Damkar dalam penanganan kebakaran harus respons time.
“Jadi respon cepat itu berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 114 tahun 2018, tentang jenis pelayanan dasar pada standar pelayanan minimal (SPM),” katanya.

Ditegaskannaya, bahwa dalam respons time itu diberikan waktu 15 menit dalam penanganan kebakaran. 5 menit untuk persiapan setelah mendapatkan laporan kebakaran. 5 menit untuk perjalanan. Dan, 5 menit untuk pemadaman.
“Waktu 15 menit dengan jarak medan 7,5 km dengan waktu tak banyak rintangan,” katanya.
Nara sumber dari komisi I DPRP Gresik, Achmad Kusrianto Pujiantoro mengatakan, bahwa Damkar akan menjadi dinas seksi. Sabab, Damkar sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Baik dalam penanganan kebakaran maupun rescue (penyelamatan).
Untuk itu, ia sangat mendukung jika Damkar di setiap kecamatan memiliki posko Damkar.
“Kami selama ini sangat getol dalam memperjuangkan anggaran untuk Damkar. Kami sangat setuju setiap kecamatan ada posko,” kata anggota Fraksi PDIP ini.
Selain nara sumber itu, juga ada Iptu Yani dari Satlantas Polres Gresik. Ia banyak menerangkan peran Satuan Lalu Lintas saat ada penanganan kebakaran. Salah satunya, mobil damkar ketika melakukan tugasnya merupakan prioritas utama di jalan.
“Jadi, mohon kesadaran pada masyarakat jika ada mobil damkar lewat minggir dulu dan utamakan lewat,” terangnya.
Setelah acara FGD, para petugas dari Damkar batu dan Gresik kolabirasi melakukan simulasi pemadaman menggunakan alat pemadam Apar, tidak hanya itu masyatakat dan beberapa media yang melakukan liputan diberi pelatikan cara menggunakan Apar. (him)











