GRESIK I bidik.news – Avito Bintang Pratama, siswa UPT SMP Negeri 1 Gresik, memiliki talenta yang terbilang unik. Di tengah kesibukannya sebagai pelajar, Bintang menekuni seni pedalangan dan mampu tampil sebagai dalang cilik.
Kecintaannya terhadap wayang kulit telah tumbuh sejak berusia lima tahun. Menariknya, Bintang mengawali proses belajar secara autodidak dengan menyaksikan dan mendengarkan rekaman pementasan wayang.
“Sejak usia 5 tahun. Tanpa guru khusus, saya belajar secara autodidak dari pementasan wayang di kaset,” ujar Bintang, Selasa (1/9/2026).
Minatnya terhadap dunia pedalangan semakin serius ketika duduk di kelas 4 SD. Bintang kemudian bergabung dengan Sanggar Mahesa Kencana untuk memperdalam kemampuan dalam seni pedalangan.
Sejak itu, berbagai kompetisi pedalangan mulai diikutinya hingga berhasil meraih sejumlah prestasi. Salah satunya adalah predikat Terbaik V Bidang Sabet dan Antawacana Tingkat Nasional di Sragen pada 2024.
Bintang juga tercatat sebagai salah satu dari tiga dalang cilik asal Gresik yang tampil dalam pentas wayang yang digelar PT Petrokimia Gresik beberapa waktu lalu.
Dukungan Sekolah
Kepala UPT SMP Negeri 1 Gresik, Beri Avita Prasetya, mengatakan sekolah memberikan ruang seluas-luasnya bagi siswa untuk mengembangkan potensi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Menurutnya, pendidikan karakter menjadi salah satu perhatian utama sekolah. Karena itu, siswa tidak hanya didorong untuk mengejar prestasi, tetapi juga mengembangkan minat, bakat, kepercayaan diri, dan jiwa kepemimpinan.
“Pendidikan karakter kami tekankan. Kami mendukung kegiatan siswa, baik akademik maupun nonakademik,” ujar Beri.
Sebagai salah satu sekolah unggulan di Gresik, pihaknya berkomitmen membekali siswa dengan berbagai kemampuan agar dapat berkembang sesuai potensi masing-masing.
“Harapannya, mereka tidak hanya memiliki prestasi, tetapi juga karakter, kepercayaan diri, serta kepemimpinan yang baik,” terangnya.
Tak Hanya Jadi Dalang, Bintang Juga Berprestasi di Bidang Sains
Bakat Bintang ternyata tidak hanya berhenti di dunia pedalangan. Di bidang akademik, ia juga menunjukkan kemampuan yang cukup menonjol.
UPT SMP Negeri 1 Gresik memiliki sejumlah program unggulan, di antaranya kelas Olimpiade dan Tahfidz. Program tersebut menjadi wadah bagi siswa yang memiliki kemampuan dan minat khusus di bidang tertentu.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan UPT SMP Negeri 1 Gresik, Nurul Wahyu Purwaningtyas, mengatakan setiap jenjang memiliki kelas Olimpiade yang diikuti sekitar 32 siswa.
“Mereka mendapatkan pendampingan dan pembelajaran tambahan sesuai bidang yang ditekuni,” ujarnya.
Bintang menjadi salah satu siswa yang mengikuti kelas Olimpiade bidang IPA. Kemampuannya di bidang sains pun turut menghasilkan prestasi.
Ia berhasil meraih medali emas Biologi tingkat nasional dalam ajang Focus Learning. Selain itu, Bintang juga meraih medali perunggu Matematika tingkat nasional.
“ Kami berkomitmen memberikan yang terbaik sehingga mereka bisa meraih prestasi,” pungkas Nurul.
Kisah Bintang menjadi gambaran bahwa kecintaan terhadap budaya tradisional dapat berjalan beriringan dengan prestasi akademik. Di usia remaja, ia tidak hanya belajar mempertahankan seni pedalangan, tetapi juga terus mengembangkan kemampuan di bidang sains.










