JEMBER – Kerjasama Pemkab Jember dengan Lapas Kelas II A Jember semakin erat, berbagai sinergi telah terbangun, salah satu dari sinergi tersebut adalah pelepasan para warga Binaan yang mendapat program asimilasi.
Terhitung ada sekitar 380 orang warga binaan Kelas II A Jember yang sudah mendapat program asimilasi dari Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) dimana Pemkab Jember terus terlibat dalam kegiatan pelepasan para warga binaan tersebut.
Kehadiran Wakil Bupati Jember Drs. KH Abdul Muqit Arif pada kesempatan tersebut menjadi kebanggan tersendiri bagi 16 warga lapas yang akan kembali menghirup udara segar.
Perhatian Wabup kepada warga lapas ini begitu terlihat, satu persatu dari 16 warga lapas ini mendapat pesan moral dan motivasi dari Wabup yang juga merupakan seorang Kyai ini.
Para warga lapas yang dapat program asimilasi ini tidak pulang dengan tangan kosong, mereka mendapat sembako dan uang tunai bantuan dari Pemerintah Kabupaten Jember.
Ditemui usai kegiatan, kepada Media Wabup menyampaikan, ya pada hari ini, Senin 06 Juli 2020, adalah rangkaian yang ke sekian kalinya kerjasama Pemkab Jember melepas kepulangan warga binaan lapas kelas II A Jember sebanyak 16 orang yang semuanya sudah ada 380 orang.
Kepada warga binaan Wabup berpesan untuk tetap berhati-hati dan memiliki rasa percaya diri.
“Harapan terbesar saya adalah kepada masyarakat, khususnya keluarga, kuatkan mereka agar memiliki rasa percaya diri. Kepada tokoh masyarakat setempat seperti yang pernah saya sampaikan sebelumnya, Pak Kades maupun Kyai hendaknya turut memberikan dukungan dan perhatian kepada warga binaan ini walau hanya sekedar menyapa,” harapnya.
Mereka adalah bagian dari kita, berikan perhatian yang sama, Insya Allah dengan demikian, secara kamanusiaan akan menjadi obat untuk mereka menjadi lebih baik.
Dikesempatan yang sama Kalapas kelas II A Jember , Yandi Suyandi menambahkan ” ya pembebasan ini sesuai dengan Permen No 10 tahun 2020. Kalau hukumannya di bawah 1 tahun dan sudah menjalani setengah masa pidana sudah bisa kita bebaskan,” ujarnya. (Monas)












