SURABAYA – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) masih menunggu rekomendasi untuk calon yang didukung di Pilwali Blitar. Pasalnya, sampai saat ini DPP Partai Hanura masih belum mengeluarkan rekomendasi untuk calon kepala daerah di kota Blitar.
Menurut Wakil Ketua DPD Partai Hanura Jatim Bambang Irianto mengatakan saat ini di kota Blitar berembus muncul adanya dukungan partai Hanura kepada salah satu calon di kota Blitar.
“Tidak benar adanya kalau saat ini Hanura untuk Pilwali kota Biltar sudah memutuskan rekomendasinya,”ungkapnya di Surabaya, Senin (6/7).
Bambang yang juga ketua Desk Pilkada Hanura Jatim ini mengatakan diakui olehnya sudah ada bakal calon kepala daerah sudah mendekati Partai Hanura untuk dijadikan kendaraan di Pilwali kota Biltar.
“ Sejumlah oknum yang mengaku kader Partai Hanura mengeluarkan pernyataan adanya dukungan Hanura ke salah satu calon. Itu tidak benar adanya karena sampai saat ini DPP belum mengeluarkan surat rekomendasi secara resmi,”imbuhnya.
Bambang mengatakan di kota Blitar, Partai Hanura memiliki satu kursi dan dimana untuk bisa diusung di pilwali kota Blitar membutuhkan dukungan minimal 5 kursi.
“ kalau sudah dapat empat kursi dan ditambah dari dukungan 1 kursi dari partai Hanura tentunya bakal calon akan bisa maju di Pilwali kota Blitar. Tapi masalahnya saat ini Partai Hanura belum satupun mengeluarkan rekomendasi dukungan untuk bakal calon kepala daerah di Jatim, termasuk di kota Blitar,”jelasnya.
Bambang mengatakan dengan satu kursi tersebut, bisa dikata Partai Hanura menjadi partai penentu untuk bakal calon kepala daerah di kota Blitar agar bisa maju di Pilkada.
“Satu suara sangat berharga sekali sehingga kursi partai Hanura menjadi perhitungan dari paslon di Pilwali kota Blitar,”jelasnya.
Bambang mengaku pada prinsipnya pihaknya sudah menyiapkan mesin parpol untuk memenangkan calon kepala daerah yang akan diusung di Pilwali kota Blitar.
“ Semua sudah siap tinggal menunggu rekomendasi itu turun,”sambungnya. Namun, Bambang tak menyebutkan kepastian tanggal turunnya rekomendasi dari DPP Partai Hanura untuk bakal calon kepala daerah yang akan di dukung di Pilwali Blitar.
“ Belum ada informasinya kepastiamn turunnya, yang pasti kami diminta DPP menyiapkan perangkatnya termasuk mesin partai agar ketika rekomendasi turun maka tinggal bergerak dan berkoordinasi dengan paslon yang dapat rekom,”jelasnya.
Bambang memastikan, paslon yang didukung Partai Hanura adalah paslon yang benar-benar diterima oleh masyarakat kota Blitar.” Saya yakin DPP Partai Hanura tak asal-asalan mengeluarkan rekomendasi. Pastinya ada beberapa persyaratan yang dijadikan landasan DPP Partai Hanura untuk mengeluarkan rekomendasi bagi calon kepala daerah di kota Blitar,” jelasnya.
Sebelumnya, di Pilwali Blitar muncul adanya informasi kalau DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan DPC Partai Hanura berkoalisi untuk mengusung pasangan calon (paslon) yang akan diusung di Pilwali kota Blitar.
Dalam koalisi tersebut, rencananya dua partai tersebut akan mengusung pasangan calon (paslon) Henry Pradipta Anwar dan Yasin Hermanto. Dua paslon tersebut selain mendapat dukungan dari PKB dan Hanura dipastikan juga akan mendapat dukungan dari PKS dan Golkar.











