SURABAYA|BIDIK – Andre Suprianto (25) warga jalan Bulak Rukem Surabaya, di tembak betis kaki kanannya oleh Tim Anti Bandit Satreskrim Polrestabes Surabaya karena telah melakukan pencurian dengan pemberatan (Curat) di beberapa TKP (tempat kejadian perkara).
Berawal dari belajar di dunia maya atau youtube dengan mempelajari modus mencuri motor dengan menggunakan alat kunci ‘T’, Andre Nekat mencuri di beberapa tempat.
“Berbekal ilmu mencuri motor dari youtube, aksi ini aku lakukan lantaran demi menghidupi adiknya,” aku andre kepada petugas.
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Silitonga Mengatakan, tim anti bandit menangkap tersangka Andre Santoso karena terlibat tiga kasus pencurian di beberapa TKP ( tempat kejadian perkara) yakni diwilayah Pucang adi dan Mulyorejo.
“Tersangka dalam melakukan pencurian tidak seorang diri namun bersama temanya bernama FND kemudian tersangka andre turun dari motor untuk merusak kunci lock dengan menggunakan kunci ‘T’,” Terang Shinto di Mapolrestabes Surabaya,Senin 25/05.
Kemudian dari hasil curian tersangka menjual di wilayah madura dengan harga bervariatif seperti Ninja 150 terjual dengan harga Rp.6 jt rupiah sedangkan motor bebek jenis Supra x 125 terjual dengan harga Rp.1.600 ( satu juta enam ratus rupiah).
Shinto menambahkan, Tim anti bandit satreskrim Polrestabes Surabaya masih memburu satu pelaku kini masuk dalam pencarian orang (DPO) yakni berinisial FND (21) warga kedung mangu Surabaya.
Petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor honda beat warna putih tahun 2014, 1 lembar STNK asli (beat) warna putih 2014 plat nopol M 2741 WY atas nama Rolita Hervi Anita Putri alamat Dsn.Waduwak kec.Gayam Kab.Sumenep Madura dan 1 buah kunci kontak asli sepeda motor beat.
Tersangka di jerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.(riz)







