BLITAR | BIDIK.NEWS – Dampak pandemi Covid-19 yang melanda Bangsa di belahan dunia termasuk Indonesia,t idak hanya dirasakan pada kesehatan masyarakat, tetapi juga mempengaruhi kondisi perekonomian, pendidikan, dan kehidupan sosial masyarakat Indonesia.
Hal ini disampaikan H.Ahmad Silahuddin saat jadi Nara sumber pelatihan kelompok muda pembangunan peningkatan kualitas SDM yang di selenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur pada tanggal 7-8 November 2022 .
Ketua Fraksi PPP DPRD Jatim ini menerangkan saat berbagai upaya terus dilakukan oleh pemerintah dengan mengeluarkan kebijakan, yang salah satunya adalah menanggulangi dampak sosial dan ekonomi akibat pandemi.
” Dalam upaya membangkitkan ekonomi, percepatan pemulihan situasi ekonomi daerah menyongsong Indonesia Maju, pemerintah terus mendorong tumbuhnya wirausaha baru, wirausaha muda, baik dalam hal penumbuhan minat, pemberian bantuan wirausaha, termasuk wirausaha berbasis perguruan tinggi dan pesantren sampai pada apresiasi wirausaha berprestasi , ” terang putra Bupati Jombang.
Ketua Angkatan Muda Ka’ bah ( AMK ) Jatim menambahkan berbagai upaya ini tentu tidak akan berdampak maksimal tanpa dukungan semua pihak, khususnya bersatunya niat dan ikhtiar para Pemuda dalam turut serta membangun bangsa ini secara bersama-sama, terutama dalam pemulihan perekonomian daerah.
Peran seluruh elemen bangsa, tidak terlepas juga bagi pemuda menjadi penting sebab di tangan pemudalah diharapkan perekonomian dapat bangkit dari keterpurukan akibat Pandemi dan melangkah lebih maju untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi di daerah.
” Pemuda harus mampu keluar dari jebakan sikap-sikap primordial suku, agama, ras dan kultur, menuju persatuan dan kesatuan Bangsa , ” paparnya
Dengan demikian, maka tugas pemuda saat ini adalah harus mampu membuka pandangan ke luar batas-batas tembok kekinian dunia, memiliki karakter, kapasitas, kemampuan inovasi, kreativitas yang tinggi, mandiri, inspiratif serta mampu bertahan dan unggul dalam menghadapi persaingan global demi
menyongsong masa depan dunia yang lebih baik pada umumnya dan masa depan daerah pada khususnya dengan cara mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang kokoh melalui kewirausahaan pemuda.
Peran pemuda dalam pemulihan ekonomi masyarakat bisa diwujudkan melalui berbagai inovasi yang dapat dikembangkan.
“Misalnya dibidang teknologi start up yang saat ini banyak digandrungi generasi millennial. Hal ini dapat menjadi salah satu faktor upaya pemulihan ekonomi daerah ,” jelasnya.
Nantinya akan lahir unicorn-unicorn baru yang akan menopang perekonomian. Selain itu, berbagai upaya melalui dunia kreatif juga dapat menjadi sarana
bagi pemuda untuk terus berperan secara aktif dalam menumbuhkan perekonomian.
Terus berinovasi dan berolah pikir melalui berbagai bentuk kewirausahaan dengan basis- basis tertentu seperti kampus, komunitas, dan juga pesantren akan dapat menjadi solusi alternatif yang dapat diupayakan oleh pemuda dalam mengembangkan perekonomian secara massif.
Berkembangnya BUMDes yang kian marak tidak menutup kemungkinan
menjadi agenda peran serta pemuda guna pertumbuhan perekonomian daerah berbasis perdesaan.
Motivasi yang tinggi yang dimiliki oleh para pemuda terhadap pengelolaan BUMDesa yang salah satunya adalah untuk mengubah mindset masyarakat bahwa keberadaan BUMDesa bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat menjadi sangat penting dan pendorong kesadaran masyarakat guna pemulihan perekonomian daerah.
Hal tersebut menjadi peran serta pemuda yang kongkrit pada BUMDes dalam upaya ikut serta memberikan aspirasi dan kontribusi langsung guna perkembangan perekonomian daerah.
Perkembangan perekonomian dunia termasuk Indonesia yang sulit diprediksi dan
tuntutan akan kesejahteraan di seluruh lapisan masyarakat masih menjadi
agenda dalam penyelesaian permasalahan tersebut.
Karena itu untuk mencapai tujuan pembangunan nasional, desa merupakan agen pemerintah yang dapat menjangkau kelompok sasaran masyarakat yang hendak disejahterakan. Salah satunya yaitu dengan adanya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). BUMDesa pada prinsipnya bertujuan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat desa dan pengembangan desa menjadi desa yang mandiri.
” Peran serta Pemuda generasi millenial memiliki peran yang sangat penting dalam membantu perkembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Dengan terbiasa dan terlatihnya pemuda dalam situasi seperti saat ini, akan melahirkan generasi muda yang survive dan Tangguh serta menjadi generasi yang lebih maju di masa mendatang, serta akan menjadi generasi pemuda yang mampu mendorong pemulihan perekonomian daerah yang lebih mandiri, maju dan keadilan , ” urainya. ( Rofik )











