SURABAYA – Ketua Fraksi PPP DPRD Jatim, Musyaffa’ Noer mengatakan, jika tidak ada aturan yang lebih tegas maka pada PSBB tahap kedua di Surabaya aktifitas di pasar justru akan lebih ramai, minimnya penerapan sosial distancing dan tidak mengatur masker.
Seakan-akan tidak ada aturan PSBB.Anggota Komisi D DPRD Jatim menilai selama PSBB pelaksanaan protokol tidak sesuai protap yang telah ditetapkan oleh Kemenkes. Untuk itu, setiap pelanggar harus dikenai sanksi tegas.
“Petugas kurang tegas terhadap pelanggar tersebut. Harus ditegas agar selesai urusan ini,” ucap Musyafak saat di temui di ruang kerjanya, Selasa ( 12/5).
Meski kurang maksimal pelaksanaannya, Musyaffa’ meminta tidak saling menyalahkan antara satu yang lain. Semua pihak harus saling bekerjasama antara yang satu dengan lainnya untuk melawan covid-19, sehingga virus corona dalam waktu dekat bisa lenyap dari Indonesia, khususnya Jatim.Yang paling penting adalah tidak saling menyalahkan, tetap saling mendukung dan protokol kesehatan harus tegas jika ada yang melanggar phisical distancing ,” pungkasnya.( rofik)











