SURABAYA – Anggota DPRD Jatim Asal Dapil 3 yang meliputi Pasuruan dan Probolinggo H. Rohani Siswanto ,SE mengakui keberadaan petani saat ini semakin lama semakin kurang mendapat proteksi atau perhatian dari pemerintah.
” Seperti subsidi Pemerintah mengenai pupuk tiba – tiba ada pengurangan hingga 55 persen sehingga ini menyebabkan para petani enggan untuk menggarap area sawah pertaniannya. Sehingga seakan akan sektor pertanian tidak bisa di jadikan menjadi mata pencaharian, ” ucap Rohani saat di temui di Gedung Dewan ,Senin ( 23/3).
Politisi dari Partai gerindra ini meminta supaya pemerintah menyiapkan antisipasi penyiapan anggaran terhadap proses yang ada saat ini.
” Saya contohkan anggaran smartparming yang di peruntukan pertanian dengan tekhnologi dan kombinasi yang tidak hanya mengandalkan pupuk bersubsidi serta hasil pertanian dengan inovasi dengan menyiapkan regenerasi pertanian, ” kata Rohani.
Karena itu dalam menyerap aspirasi masyarakat dalam menjalankan tugas kedewanan untuk mengajak para petani menyiapkan regenerasi supaya petani ini kehidupannya semakin nyata.
” Nantinya supaya petani lebih bergairah lagi untuk bertani dan jika tidak menyiapkan regenerasi dengan baik maka lahan pertanian semakin habis karena mereka sudah merasa lebih makmur menjual tanahnya dari pada untuk mengolah area sawah pertaniannya yang semakin lama tidak menjanjikan, ” tegas Rohani.
Oleh karena itu sebagai wakil rakyat yang dipercaya masyarakat Pasuruan dan Probolinggo, Rohani berjanji akan mengajak para konstituen nya khusus para petani supaya menjadi petani yang pintar atau smart supaya secara tehknologi bisa berkompetiti yakni pertanian yang bisa dijadikan sebagai lahan pekerjaan demi mendongkrak perekonomian keluarga serta meminta kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk membantu sarana dan prasarana pertanian yang ada di Dapil 3 ,” pungkas Anggota Komisi B DPRD Jatim ini. ( rofik)










