KEDIRI l bidik.news–Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 di Desa Gadungan Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri, menunjukkan hasil yang luar biasa. Hingga awal Maret 2026, progres pembangunan fisik telah mencapai 90 persen dan dipastikan tuntas tepat waktu sebelum acara penutupan.
Tim pengawas dan Evaluasi (Wasev) Mambesad yang meninjau langsung ke lokasi memberikan apresiasi tinggi. Menurut Tim, apa yang dilakukan Satgas TMMD Kodim 0809/Kediri bukan sekedar mengerjakan proyek insfratruktur, melainkan sebuah bentuk pengabdian tulus yang menyentuh sendi sendi kehidupan di masyarakat pedesaan.
“Pelaksanaan program TMMD ke-127 di wilayah Kodim 0809/Kediri berjalan sesuai dengan rencana yang telah disusun. Ini adalah pengabdian yang menyentuh hati karena dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujar staf PJU TMMD Mabesad Kolonel. Inf. M. Heery Subagyo, saat melakukan kegiatan Masev disejumlah titik pelaksanaan TMMD, pada Rabu (4/3/2026).
Program TMMD sendiri merupakan bentuk kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kediri dan TNI Angkatan Darat melalui Kodim 0809/Kediri dalam upaya mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.
Pelaksanaan TMMD tahun 2026 ini juga berlangsung bertepatan dengan momentum bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Dalam peninjauan tersebut, Kolonel Inf M. Herry Subagyo, melihat langsung progres sejumlah sasaran fisik yang tengah dikerjakan oleh Satgas TMMD bersama masyarakat.
Beberapa pembangunan yang menjadi fokus dalam program ini di antaranya pembangunan sumur bor air minum, sumur bor untuk pengairan sawah, rehabilitasi rumah tidak layak huni (Rutilahu), renovasi rumah ibadah, serta pembangunan jalan tembus yang menghubungkan wilayah permukiman warga.
Kolonel Inf M. Herry Subagyo, mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan di lapangan, progres pengerjaan program TMMD di wilayah Kediri secara umum berjalan dengan baik.
“Pada kesempatan sore hari ini setelah melaksanakan kegiatan Wasev, kita mendapatkan kesimpulan bahwa kegiatan TMMD ke-127 di Kodim Kediri sudah berjalan dengan baik sesuai dengan rencana waktu yang sudah dibuat,” ujar Herry.
Ia menyebutkan, sebagian besar pekerjaan fisik yang menjadi sasaran TMMD saat ini telah mendekati tahap penyelesaian. Menurutnya, progres pembangunan bahkan telah mencapai hampir 90 persen.
“Dari hasil evaluasi yang kita lihat, apa yang sudah dilakukan oleh Satgas TMMD ini memang hampir 90 persen sudah selesai,” kata dia.
Meski demikian, Kolonel Inf M. Herry Subagyo, menekankan bahwa sejumlah pekerjaan yang masih memerlukan tahap penyelesaian akhir diharapkan dapat segera dirampungkan sebelum penutupan program TMMD.
“Kita berharap pekerjaan yang memang masih membutuhkan finishing penyelesaian dapat diselesaikan tepat pada waktunya,” ujarnya.
Ia menambahkan, berbagai pembangunan yang dilakukan melalui program TMMD diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kolonel Inf M. Herry Subagyo berharap, fasilitas yang dibangun nantinya akan membantu aktivitas masyarakat sehari-hari sekaligus mendukung percepatan pembangunan di daerah.









