GRESIK I bidik.news – Untuk menuju Pembangunan Zona Intregitas Wilayah Bebas Korupsi (WBK), Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik melakukan perubahan signifikan meliputi 6 area perubahan mulai dari manajemen sampai dengan pelayanan publik.
Hal tersebut dilakukan agar Kejari Gresik dapat memberikan pelayanan publik maksimal dan mengedepankan rasa keadilan pada masyarakat, reformasi Birokrasi yang bersih, akuntabel, berkinerja tinggi, efektif dan efisien, serta birokrasi dengan pelayanan publik yang berkualitas.
Untuk memastikan bahwa pembangunan Zona Intregitas (ZI) Wilayah Bebas Korupsi (WBK) oleh Kejari Gresik benar-benar dilakukan, baik dari motivasi, percepatan perubahan serta inovasi, tim verifikasi lapangan pembangunan ZI WBK dari Kejaksaan Agung mengecek ke kantor Kejari Gresik.
Tim yang terdiri dari Komisioner Komisi Kejaksaan Dr. Heffinur, S.H., M.Hum, Bagian Reformasi Birokrasi JAM Pembinaan Kejaksaan Agung, Akbar Ismail, S.H., M.H serta didampingi oleh Asisten Pengawasan Kejati Jatim Diah Yuliastuti, S.H., M.H., CSSL melakukan Verifikasi lapangan di Kejari Gresik. Sebelumnya Kejari Gresik termasuk salah satu Satker dari 21 Satker di seluruh Kejaksaan RI.

Tim verifikasi lapangan bersama Kajari Gresik, Nana Riana serta jajarannya melakukan inspeksi dengan memeriksa beberapa ruangan beserta fasilitas kantor untuk memenuhi pelayanan kepada masyarakat.
Ruang yang menjadi jujukan pertama di ruang Sekretariat Kajari Gresik, kemudian tim menuju Aula Nawasena Adhyaksa yang digunakan untuk pertemuan.
Dilanjutkan, menuju Sub Bagian Pembinaan diantaranya ruangan subbag dan staf pembinaan yang didalamnya dilengkapi dengan perpustakaan dan Simkari/CMS.

Kemudian meninjau ruang arsip, berlanjut ke ruang jaksa fungsional, ruangan Pidum dan Pojok Integritas dan kreatifitas yang ditata apik dan nyaman.
Tak ketinggalan, ruang Podcast Adhyaksa 527 dan Seksi pengelolaan barang bukti dan barang rampasan juga menjadi tinjauan bagi tim penilaian.
Ruang Podcast Adhyaksa 527 menjadi perhatian tim. Pasalnya, ruang yang didesign lengkap ini tertata dengan rapi dan menarik. Ruang Pidcast dipergunakan untuk memberikan informasi ke masyarakat terkait program dan kinerja kejaksaan.
Tak sampai disitu, ruang Intelijen, ruang Pidana Khusus dan ruang jumpa pers menjadi perhatian bagi tim penilai dan pertanyaan seputar kinerja.
Tim juga meninjau ke ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kejari Gresik yang mempunyai empat ruang layanan dilengkapi layanan ZOS (zoom of Service).
PTSP juga menyediakan makanan ringan dan minuman bagi pengunjung sembari menunggu pelayanan yang diinginkan pemohon.
Diruang PTSP, Komisionar Komja Heffinur lansung melakukan wawancara dan praktek pada petugas PTSP terkait pelayanan pada tamu. Scan barkode yang terpampang didepan petugas dicoba dan hasilnya sesuai dengan fungsinya.
Fasilitas PTSP Kejari Gresik sangat lengkap dan sempurna. Ditempat tersebut juga tersedia layanan untuk penyandang Difabelitas, diantaranya Alquran Braille, alat pendengaran dan kacamata suara dan alat penunjang lainnya.
“Alhamdulillah, kantor Kejari Gresik didatangi tim penilai internal dari Kejaksaan Agung untuk verikasi lapangan. Tim verifikasi lapangan lansung mengecek seluruh ruangan dan fasilitas layanan publik,” terang Kajari Gresik, Nana Riana.
Dijelaskan Kajari, kedatangan tim untuk meninjau secara lansung kesiapan Kejari Gresik menuju Zona Integrasi Wilayah Bebas Korupsi.

“Tim verlfikasi lapangan bertujuan untuk memastikan bahwa pembangunan ZI WBK yang dilakukan oleh Kejari Gresik telah benar-benar dilakukan, baik dari motivasi, percepatan perubahan serta beberapa inovasi,” terangnya.
Ditambahkannya, tim juga melakukan pengecekan terhadap sarana dan prasarana pelayanan publik dan inovasi -inovasi dalam rangka memberikan pelayanan prima, serta upaya apa saja untuk penguatan ketatalaksanaan dan integritas.
“Beberapa inovasi yang kami lakukan diantaranya memberikan informasi kepada masyarakat melalui Podcast. Sudah ada satu episode terkait informasi CPNS Kejaksaan dan telah diunggah di chanel Youtube,” jelasnya pada Rabu (23/10/2024).
Masih menurutnya, ada lagi ruangan Pojok Intregitas dan kreatifitas yang berfungsi untuk membahas atau mendiskusikan ide atau inovasi serta kreatifitas pegawai Kejari Gresik melaksakan tupoksi kejaksaan serta tugas-tugas direktif presiden.
“Di ruang pojok intregiras dan kreatifitas sebagai tempat untuk mengingatkan dan motivasi agar selalu menjaga integritas. Ide, gagasan atau kreatifitas yang dibahas selanjutnya ditetapkan menjadi progam inovasi Kejari Gresik. Misalnya, de tilang merupakan layanan pengembalian kelebihan pembayaran denda tilang, E sinta yang merupakan layanan elektronik atau surat ijin jenguk tahanan, zoom service, dan layanan lainnya,” pungkasnya.
Usai melakukan verifikasi lapangan tim penilai internal memberikan pengarahan di ruang pertemuan, yang dikuti seluruh pegawai dilingkungan Kejari Gresik. (him)











