SURABAYA — XL Axiata melakukan fiberisasi jaringan di seluruh tempat pariwisata di Jatim. Langkah strategis ini upaya memaksimalkan kualitas layanan data, mengingat trafik penggunaan layanan data oleh pelanggan di seluruh Jatim terus mengalami peningkatan.
Dengan fiberisasi, kapasitas jaringan data XL Axiata bisa diperbesar dan bisa menopang kebutuhan pelanggan perorangan dan dunia usaha, termasuk mendukung pengembangan industri wisata dan ekosistemnya. Apalagi, di sepanjang tahun, Jatim menjadi tuan rumah berbagai event bertaraf nasional dan internasional, yang membutuhkan dukungan infrastruktur layanan data yang memadai.
Group Head East Region XL Axiata, Bambang Parikesit mengatakan, rencana pembangunan berbasis pariwisata di Jatim cukup besar dan ekspansif. Beberapa agenda besar sudah ditetapkan pemerintah daerah. Untuk itu, pihaknya menyediakan jaringan terbaik. Pengembangan industri pariwisata akan membuka peluang secara bisnis. “Kami pun sangat antusias meningkatkan kualitas jaringan dengan fiberisasi,” kata Bambang di Hotel Grand Dafam Surabaya, Selasa (17/12/2019).
Proses fiberisasi, lanjut Bambang, telah terlaksana di sebagian besar wilayah Jatim. Dan sebentar lagi seluruh jaringan XL Axiata di wilayah ini akan terfiberisasi, termasuk Surabaya.
Pembangunan jaringan layanan data di Jatim juga disesuaikan arah pembangunan yang ditetapkan pemerintah setempat. Fiberisasi ini juga perlu XL Axiata laksanakan, karena pertumbuhan trafik data yang cukup tinggi di seluruh Jatim.
Untuk tingkat kota/kabupaten yang ada di Jatim, sudah hampir seluruh jaringan data yang ada telah dilakukan fiberisasi. Termasuk daerah tujuan wisata utama, seperti Surabaya, Telaga Sarangan (Magetan), Gunung Bromo (Probolinggo), JatimPark (Batu), dan Pantai-pantai serta Kawah Ijen (Banyuwangi).
Dalam setahun terakhir, trafik data di Jatim meningkat 60%. Jumlah pelanggan data juga terus meningkat, dan saat ini mencapai 82% dari total pelanggan di Jatim.
Dengan jaringan yang telah terfiberisasi, XL Axiata juga siap melayani para pelanggan yang akan menikmati liburan akhir tahun di berbagai tempat wisata di Jatim. Tahun lalu, trafik data meningkat 80% dibanding hari biasa.
“Untuk liburan nanti, kami memprediksi akan terjadi kenaikan trafik 15% di layanan data, dengan layanan streaming video/musik, instant messenger, gim, dan media sosial akan mendominasi. Akses ke peta digital seperti Google Map dan Waze juga akan mengalami peningkatan,” tambah Bambang.











