SUMENEP | bidik.news – Universitas Wiraraja tak hanya berkontribusi di bidang akademik. Buktinya, kampus dengan tagline “Be Global Entrepreneur with National Character” itu juga mengajak mahasiswanya untuk peduli dengan lingkungan masyarakat.
Kepedulian itu terlihat dalam rangkaian acara PKKMB 2025 yang bertemakan “Wiraraja Paraten: Harmoni Intelektual Muda dan Lingkungan”.
Pantauan bidik.news, ratusan mahasiswa terlibat dalam kegiatan bersih-bersih sampah di Desa Pabian, Kecamatan Kota dan Desa Pinggirpapas, Kecamatan Kalianget, 30 Agustus 2025.
Fokus bersih-bersih sampah di dua desa tersebut terutama di sepanjang kali. Mereka tampak memungut berbagai jenis sampah yang dijumpai dan meletakkannya pada kresek plastik yang dibawa masing masing.
Bahkan mereka rela menceburkan diri ke dalam sungai hanya untuk mengambil sampah yang hanyut terbawa air. Meski aliran sungai relatif dangkal, tapi mereka harus berjibaku dengan lumpur yang berbau tak sedap.
“Itu (sampah) di depanmu,” teriak salah satu mahasiswa dari atas Kali Marengan kepada rekannya yang menceburkan diri di kali.
Rektor Unija Madura Dr Sjaifurrachman mengatakan, pada kegiatan PKKMB kali ini, mahasiswa baru juga diajak untuk berkontribusi langsung kepada masyarakat.
“Kegiatan bersih-bersih yang kami lakukan itu sebagai bentuk nyata dari kampus berdampak,” katanya.
Kontribusi itu sesuai dengan Program Kampus Berdampak yang digagas Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
Sementara, untuk mendukung inisiatif kampus, panitia juga menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kodim 0827, dan pemerintahan desa setempat.
Selain bersih-bersih sampah, sebagian mahasiswa juga melaksanakan kegiatan penanaman bibit pohon di Kecamatan Batuan, yaitu di Desa Gunggung dan Desa Torbang.
Bibit tanaman tersebut antara lain berupa bibit pohon Sukun dan Matoa yang jumlahnya mencapai 400 bibit. (Suf)











