BIDIK NEWS | SAMPANG – Pembesan lahan jalan lingkar selatan sudah berapa tahun masyarakat yg menunggu atas cairnya dana anggaran dari pemerintah kab.sampang. Sehingga masyarakat dibuat resah dan tidak percaya lagi.
Akibatnya, jalan lingkar Selatan yang tanah lahannya sudah di ukur oleh pihak terkait dan sudah dipatok oleh tim tehnik dan consultan seakan tidak ada artinya dan cuma mengelabui masyarakat.
Menurut salah satu tokoh masyarakat Sampangan yang mempunyai lahan yang tanahnya sudah di ukur, yakni H. Badrut Tanam mengaku kesal dan marah. Karena tanah yang sudah sekian lama menunggu pencairannya belum terealisasi. Sehingga Badrut terpaksa mencabut patok-patok yang sudah di ukur di jalan lingkar Selatan.
Saat di konfermasi di rumahnya, Badrut sangat menyesali kalau di Kab. Sampangan tidak akan selesai untuk mewujudkan jalan lingkar atau serpang. “Anggaran pembebasan lahan itu sudah ada, tapi pemerintah Sampangan tidak mempedulikan masyarakat yg lahannya sudah di ukur dan di patok. Jadi saya sekarang tidak akan menjual lahan tanah. Karena saya sudah sabar dan sudah beretikat kepada pemerintah Kab. Sampangan,” ungkap Badrut sedikit emosi. (samsul)











