SURABAYA l bidik.news – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Blegur Prijanggono, menegaskan pentingnya sinergi yang kuat antara lembaga legislatif dan eksekutif dalam upaya memajukan dan menyejahterakan masyarakat Jawa Timur. Sinergitas ini dinilai krusial untuk menekan angka kemiskinan dan mengatasi berbagai ketimpangan yang masih ada di wilayah tersebut.
Pernyataan tersebut disampaikan Blegur saat menanggapi penghargaan yang baru-baru ini diterimanya. Ia menyebutkan bahwa apresiasi tersebut bukanlah sekadar pencapaian pribadi, melainkan pemacu kinerja lembaga.
“Penghargaan itu sebenarnya buat saya adalah bagian dari semangat kita untuk bisa memperjuangkan masyarakat Jawa Timur.
Ini menjadi dorongan untuk terus bekerja sama dengan eksekutif, bersama-sama meningkatkan kesejahteraan dan menekan kekurangan yang ada di Jawa Timur,” ujarnya pada Senen ( 19/10/2026 ).
Lebih lanjut, Blegur menyoroti status Jawa Timur yang selama ini dikenal sebagai lumbung pangan nasional. Menanggapi realitas bahwa masih ada masyarakat khususnya di sektor pertanian—yang hidup di bawah garis kemiskinan, Blegur menegaskan bahwa hal tersebut merupakan tantangan sekaligus tanggung jawab Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.
“Sebenarnya lumbung pangan itu kan bagian dari potensi yang ada mengingat luasnya sektor pertanian di Jawa Timur. Terkait dengan masih adanya masyarakat yang kurang mampu, tentunya itu menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi untuk menyelesaikannya,” tegas Blegur asal Partai Golkar.
Untuk menuntaskan persoalan tersebut, politisi Golkar tersebut mendorong langkah terintegrasi dari pihak eksekutif, terutama dalam hal penyediaan lapangan pekerjaan. Menurutnya, potensi agraris yang besar harus dibarengi dengan ketersediaan lapangan kerja alternatif yang memadai agar angka pengangguran dapat ditekan secara signifikan.
Ia mengapresiasi kinerja Pemprov Jatim yang saat ini telah terbukti mampu menekan persentase penduduk miskin. Namun, ia mengingatkan agar pemerintah tidak cepat berpuas diri dan terus melakukan pembenahan.
“Meskipun hari ini pemerintah provinsi terbukti sudah menekan angka kemiskinan, secara global tetap perlu ada evaluasi dan kajian mendalam berkaitan dengan pentingnya lapangan pekerjaan. Ini harus dipikirkan oleh eksekutif agar pengangguran terus berkurang dan masyarakat bisa terserap di dunia kerja,” pungkas Blegur asal Dapil Surabaya . ( Rofik )











