SURABAYA | bidik.news – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sub Regional Jawa menerima kunjungan Wakil Kepala Badan Pengatur (BP) BUMN, Aminudin Ma’ruf, dalam rangka peninjauan kesiapan layanan angkutan laut Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Senin (22/12/2025).
Kunjungan dipusatkan di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelabuhan Tanjung Perak salah satu terminal penumpang terbesar dan termodern di Indonesia yang menjadi simpul utama pergerakan penumpang kapal laut.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas, kelancaran operasional, serta kenyamanan dan keselamatan penumpang di tengah proyeksi peningkatan arus penumpang pada masa Nataru 2025/2026.
Aminudin Ma’ruf didampingi Boy Robyanto, Direktur Manajemen Risiko PT Pelabuhan Indonesia (Persero) bersama jajaran struktural di lingkungan Pelindo Regional 3 dan Sub Regional Jawa. Ia melihat langsung peningkatan jumlah penumpang kapal laut selama periode libur Nataru 2021/2026 dengan membagikan souvernir, obat-obatan dan camilan ke para penumpang.
Aminudin Ma’ruf menyampaikan, pemerintah berkomitmen memastikan seluruh BUMN sektor transportasi memberi pelayanan terbaik ke masyarakat, khususnya pada periode libur panjang.
“Pelayanan ke masyarakat harus menjadi prioritas utama, terutama saat terjadi lonjakan penumpang seperti pada periode Nataru. Kami memastikan fasilitas terminal, alur penumpang, hingga aspek keselamatan berjalan baik. Selain itu, kebijakan diskon tarif tiket kapal laut sebesar 20% juga harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Aminudin.
Pelabuhan Tanjung Perak memiliki peran strategis sebagai hub transportasi laut di wilayah Indonesia bagian tengah dan timur, sehingga kesiapan infrastruktur dan pelayanan menjadi faktor krusial dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.
Sub Regional Head Jawa Pelindo Regional 3, Purwanto Wahyu Widodo menegaskan, Pelindo telah melakukan berbagai langkah antisipatif guna menghadapi peningkatan arus penumpang selama Nataru 2025/2026.
“Pelindo Regional 3 Sub Regional Jawa telah menyiapkan seluruh fasilitas terminal penumpang, khususnya di terminal GSN dan Surabaya Veem agar dapat beroperasi optimal. Mulai dari sterilisasi area terminal dan dermaga, peningkatan fasilitas layanan, pengaturan alur penumpang hingga penguatan aspek keamanan dan keselamatan,” jelas Purwanto.
Purwanto menambahkan, berdasarkan proyeksi, arus penumpang di Pelabuhan Tanjung Perak pada periode Nataru 2025/2026 diperkirakan mencapai lebih dari 154 ribu penumpang atau meningkat sekitar 5% dibanding tahun sebelumnya. Untuk itu Pelindo Regional 3 Sub Regional Jawa memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk operator pelayaran, otoritas pelabuhan, TNI/Polri, serta instansi terkait lainnya.
“Kami juga memastikan kesiapan sarana pendukung seperti ruang tunggu, sistem informasi jadwal kapal, fasilitas bagi penumpang prioritas, serta dukungan layanan petugas di lapangan. Semua ini kami lakukan untuk menghadirkan pengalaman mudik dan liburan yang aman, nyaman, dan lancar,” imbuhnya.
Rombongan juga meninjau langsung aktivitas pelayanan penumpang serta kesiapan operasional kapal KM.Awu rute Surabaya-Kumai yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak serta rute-rute kapal lainnya yang diprediksi menjadi favorit selama periode Nataru.
Pelindo Regional 3 Sub Regional Jawa berkomitmen mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam penyelenggaraan angkutan laut Nataru 2025/2026 serta terus menghadirkan layanan kepelabuhanan yang andal dan berorientasi pada kepuasan pengguna jasa.











