GRESIK — Pemkab Gresik terus memantau kondisi kesehatan korban penculikan di Gresik yaitu SAW (11) siswi kelas V SD Gresik , Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim mengunjungi korban dan keluarganya, Rabu (5/2).
Setelah memberikan bantuan kepada keluarga korban. Saat itu Wabup Qosim merekomendasikan agar SAW di rujuk ke Rumah Sakit Ibnu Sina Gresik. karena pihak keluarga menyatakan si korban munta – muntah pasca kejadian.
“Alhamdulillah, berdasarkan laporan pihak Rumah Sakit setelah pemeriksaan, korban dinyatakan sehat. Kami akan terus memantau dan meminta kepada keluarga agar melaporkan apabila dirasakan ada gangguan kesehatan” tandas Qosim .
Menindaklanjuti kasus penculikan anak yang terjadi di Gresik, Wabup Qosim meminta kepada semua orang tua dan pihak sekolah khususnya TK dan SD se Kabupaten Gresik untuk mengadakan pengawasan ekstra kepada anak-anak.
“Kalau anak tersebut berangkat kesekolah, orang tua harus memastikan bahwa anak tersebut sudah tiba di sekolah. Juga bila anak tersebut telah pulang dari sekolah, guru juga harus memastikan bahwa anak tersebut tiba di rumah. Komunikasi antara pihak sekolah dan orang tua harus lebih intens” ujar Qosim.
Qosim yang juga mantan pendidik ini juga meminta kepada orang tua agar jangan sampai ada anak yang lepas pengawasan.
“Orang tua harus tahu anaknya kemana, Bersama siapa dan sedang apa. Untuk itu orang tua sejak dini harus mendisiplinkan anaknya agar selalu pamit bila anak akan bermain keluar. Saya juga menghimbau kepada masyarakat tetangga sekitar untuk saling menjaga lingkungannya terutama mengawasi orang asing yang datang ke lingkungannya” papar Qosim.











