Manggarai Timur (NTT)-Peresmian gedung baru sekaligus rayakan ulang tahun yang ke-13 koperasi Koprina diawali dengan perayaan misa kudus yang dipimpin langsung oleh Romo Vikep Borong, Rm Simon Nama, Pr, di Kampung Beker, Kelurahan Rongga Koe, Kecamatan Kota Komba, Jumad (25/9/2020).
Sebelum memimpin perayaan ekaristi syukur tersebut, Romo Vikep bersama Fransiskus P. Sinta Kepala Dinas Koperasi Peridustrian dan Perdagangan (Koprindag) Kabupaten Manggarai Timur diterima secara adat Manggarai melalui acara kepok sundung dan pengalungan.
Dalam khotbahnya, Romo Vikep menegaskan dua hal penting dalam membangun serta mengembangkan Kopdit yakni, Solidaritas dan Kemandirian.
Kedua hal itu tidak terlepas satu dengan yang lainnya. Bila kemandirian dimaknai sebagai suatu yang lebih manusiawi dan lebih martabat, maka dibutuhkan senjata solidaritas.
“Tuhan berpihak pada orang-orang yang tersingkir termasuk status sosial dalam konsep Solidaritas, Tuhan menghendaki untuk hidup tanpa sistem sekat-sekat yang membedakan,” ucapnya
Romo juga menambahkan bahwa solidaritas itu membutuhkan kesetaraan, keadilan yang dapat dirasakan oleh semua orang.
“Tuhan akan menghendaki Solidaritas yang kita dengarkan dan didengungkan serta diyakini dalam perlakuan satu terhadap yang lain. Harus membangun solidaritas sebagai jembatan untuk mencapai cita-cita,” ungkapnya.
Mengakiri petuahnya, dia kembali menegaskan tentang dua kata kunci, Solidaritas dan Kemandirian menentukan hakikat koperasi karena di dalamnya ada usaha saling membutuhkan dan melengkapi untuk mencapai kesuksesan.
“Tidak akan ada artinya bila Koperasi mengabaikan solidaritas yang merupakan nafas dan kata kunci sebuah koperasi kredit, ” katanya
Menurutnya, kemandirian akan menjadi konkret ketika setiap orang tidak bekerja untuk dirinya sendiri namun untuk sesamanya dan tentu perlu bantuan orang lain.
“Tuhan memberikan kita segala potensi yang kita butuhkan dan jangan sampai mengabaikan Tuhan. Bangun bersama Koperasi ini, jaga dan rawatilah,” Pesan Pastor Simon.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Romo Vikep didampingi sejumlah imam, Pastor Paroki Kabar Gembira Waerana, Romo Wihelmus Mud Mungkur, Pr, Pastor Paroki Iteng, Romo Aleks Popos dan Pastor Paroki Mamba, Romo Isdorus Pangkur, Pr.











