SURABAYA – SVP-Head of Region East Java & Bali Nusra Indosat Ooredoo, Soejanto Prasetya menjelaskan, sejak dilaunching pada 5 September 2021 lalu, trafik penggunaan layanan 5G terus mengalami peningkatan hingga 25%.
“Sehingga peningkatan ini berdampak pada sisi jumlah pelanggan layanan 5G Indosat Ooredoo di Surabaya yang mencapai 2500 pelanggan,” kata Soejanto Prasetya saat “Ngopi Bareng Media”, Selasa (23/11/2021).
Soejanto menambahkan, untuk layanan 5G, Indosat Ooredoo telah membangun BTS 5G terbanyak di Indonesia, yakni 16. Jumlah BTS tersebut, 13 diantaranya berada di kawasan komersial, 1 kawasan Kayoon dan sekitarnya, serta 2 BTS untuk mendukung layanan 5G di kampus ITS.
“Kawasan komersial diantaranya, Terminal I dan 2 Bandara Internasional Juanda, pusat perbelanjaan terutama yang memiliki area Gadget Center seperti Tunjungan Plaza, Plaza Marina, Tunjungan Center dan WTC,” ujarnya.
Untuk trafik pengguna layanan 5G tertinggi terdapat di Tunjungan Plaza dan WTC. Ini sekaligus menunjukkan bahwa pelanggan Indosat Ooredoo hampir 100% adalah kalangan milenial dan mereka yang memiliki jiwa anak mudah. Dari segmen riil, umur pengguna layanan 5G adalah milenial.
Ini sejalan dengan produk Indosat Ooredoo yang paling banyak diserap pasar adalah produk yang biasa digunakan pelanggan milenial. Diantaranya, produk Edupaid banyak di segmen milenial.
Sedangkan dari sisi pelanggan Indosat, kata Soejanto, jumlah pelanggan prepaid (prabayar) mencapai 88% dan pelanggan postpaid (pascabayar) 12%. Pelanggan postpaid sendiri ada 2, yakni realpaid dan propaid (postpaid dengan fitur seperti propaid).
“Total jumlah pelanggan Indosat Ooredoo secara nasional sebanyak 62 juta, dimana 20% berada di wilayah East Java, Bali dan Nusra. Hingga saat ini sekitar 30% pelanggan kami masih menggunakan jaringan 3G,” tambahnya.
Sementara itu, terkait kinerja pendapatan hingga akhir 2021, Soejanto memprediksi tumbuh sekitar 11-12%, karena adanya peningkatan pengguna maupun layanan Indosat Ooredoo.
“Hingga kuartal III/2021, kinerja pendapatan Indosat Ooredoo sudah berhasil tumbuh 12%. Kemudian per Oktober tumbuh 1%, dan November sedang berjalan. Sehingga potensi sampai Desember ini kita akan maintenance pertumbuhan total tahun ini di angka 11 – 12%, dan kami optimistis tercapai,” tegasnya.
Soejanto menegaskan, Indosat Ooredoo terus berupaya memberikan pengalaman internet terbaik bagi penggunanya melalui peningkatan performansi jaringan dengan menambahkan sites baru di wilayah Surabaya dan sekitarnya, memperbaiki kualitas, dan meningkatkan kapasitas layanan data. Indosat Ooredoo telah menambah sites 4G pada beberapa area di wilayah Surabaya dan sekitarnya.
Untuk meningkatkan performansi jaringan, Indosat Ooredoo juga telah meningkatkan kapasitas layanan datanya. Layanan Voice over LTE (VoLTE) sekarang tersedia secara nasional, yang memungkinkan pelanggan melakukan panggilan suara di jaringan 4G dengan kualitas suara yang superior, tanpa mengganggu konektivitas data yang sedang berjalan.
“Sepanjang tahun 2021, Indosat Ooredoo telah menghadirkan berbagai solusi digital inovatif untuk melengkapi gaya hidup pelanggan yang semakin digital,” pungkas Soejanto.












