SURABAYA – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) lewat tim program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bekerja sama dengan Unesa Crisis Centre (UCC) terus berupaya mengurangi penyebaran Covid-19 di tengah masyarakat. Yakni dengan membagi alat semprot disinfektan kepada warga Kec. Menganti dan Kec. Lakarsantri, Surabaya baru-baru ini.
Dr. Mutimmatul Faidah, M.Ag, anggota tim PKM Unesa menuturkan, alat penyeprot disinfektan sangat diperlukan masyarakat guna penyemprotan rutin larutan disinfektan secara mandiri maupun kelompok di lingkungan masing-masing. Sehingga potensi penyebaran Covid-19 bisa diminimalisir.
Sri Usodoningtyas, S.Pd., M.Pd. anggota PKM lainnya menambahkan, media penyebaran Covid-19 memang tidak dapat terdeteksi secara pasti. Bisa saja lewat orang ke orang, bahkan bisa lewat barang atau benda yang disentuh di sana sini. “Karena itu kita perlu antisipasi dengan penyemprotan disinfektan secara rutin,” ujarnya.
Penyemprotan selain menunggu jatah dari tim satuan tugas dimasing-masing wilayah. Masyarakat bisa melakukannya sendiri secara rutin dan bisa memanfaatkan alat semprot yang dibagikan tim PKM Unesa. “Kalau ada alatnya, kan kita bisa rajin dan rutin semprotnya, sehingga angka antisipasi bisa maksimal dan kita tidak tertular Covid-19,” kata Sri.
Sementara itu, Nia Kusstianti, S.Pd., M.Pd. anggota PKM menambahkan, agar tidak terpapar Covid-19 memang tidak hanya dengan penyemprotan disinfektan saja. Juga perlu langka-langka antisipasi lainnya yang harus terus dilakukan dan dijadikan kebiasaan sehari-hari.
“Seperti mengurangi keluyuran yang tidak jelas, selalu jaga jarak, rutin cuci tangan secara berkala. Dan selalu pakai masker diluar rumah. Semprot disinfektan harus rutin dan disiplin setiap saat,” tegas Nia sambil menambahkan bahwa bantuan ini diambil dari dana PNBP Unesa.










