SIDOARJO – Pihak BNI 46 Cabang Sidoarjo mengklarifikasi terkait saldo milik para KPM yang nol rupiah saat pencairan dana bansos BPNT.
Alasannya tugas BNI yang ditunjuk pemerintah hanya sebagai penyalur bantuan, sedangkan data para KPM yang mendapatkan dana bansos BPNT dikeluarkan oleh Kementerian Sosial.
Hal tersebut dikemukakan, Muadz, Pemimpin BNI Cabang Sidoarjo menanggapi pemberitaan media online www.bidik.news.com. “Jadi tugas bank BNI hanya mentransfer ke rekening kartu keluarga sejahtera (KKS) para KPM sesuai data yang diberikan oleh Kemensos Pusat secara sistem dari BNI Kantor Pusat,” kata Muadz, Selasa (13/10/2020) di kantor BNI Sidoarjo
“Jadi perintah pembayaran tersebut alurnya dari Kemensos melalui KPPN memberikan perintah ke BNI melalui SP2D ke bank penyalur BNI Kantor Pusat, ” papar Muadz.
“Jadi jika terdapat salah satu KPM yang bersaldo nol maka kami mengharapkan melalui pendamping maupun dinsos bersama sama croscek ke data bayar yang ada di Kemensos dan BNI Pusat,” pungkas Muadz.











