SURABAYA l bidik.news – Anggota Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur, Suli Daim, bereaksi keras terhadap hasil uji laboratorium Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang menemukan adanya indikasi unsur narkotika di dalam produk vape (rokok elektrik).
Dalam keterangannya, Suli Daim menekankan bahwa temuan ini merupakan ancaman serius bagi masa depan bangsa, mengingat penggunaan vape kini telah menjadi tren yang sangat digemari oleh generasi muda.
“Apapun alasannya, jika ini menyangkut generasi muda, harus ada sikap tegas. Vape kini menjadi tren anak muda dan dampak yang ditimbulkan sangat berat. Maka dari itu, kegiatannya harus segera dihentikan karena memberikan dampak buruk bagi siapa pun penggunanya,” tegas Suli Daim di gedung DPRD Jatim pada Senen ( 13/4/2026 ).
Anggota Fraksi PAN DPRD Jatim ini , menyoroti adanya pergeseran gaya hidup di mana anak muda mulai meninggalkan rokok konvensional dan beralih ke vape. Menurutnya, banyak pemuda merasa lebih nyaman dan memiliki gengsi lebih tinggi saat menggunakan vape, tanpa menyadari adanya risiko penyusupan zat terlarang di dalamnya.
“Mereka sekarang tidak lagi menggunakan rokok pada umumnya karena merasa vape lebih bergengsi dan nyaman. Inilah yang berbahaya jika di dalamnya disalahgunakan dengan campuran narkotika,” tambahnya.
Desakan Penutupan Toko dan Produk Vape
Menyikapi temuan Kemenkes tersebut, politisi senior ini meminta pemerintah untuk tidak tinggal diam. Ia mendesak dilakukannya gerakan massal untuk memberantas peredaran produk vape yang terbukti mengandung zat berbahaya.
“Jika memang terindikasi kuat ditemukan unsur narkotika, harus ada gerakan massal untuk menutup semua produk vape tersebut. Terutama toko-toko yang secara langsung menjual produk itu kepada masyarakat sekitar,” ujar Suli.
Ia menutup pernyatannya dengan menuntut keseriusan pemerintah dalam menindaklanjuti temuan ini secara komprehensif. DPRD Jawa Timur akan terus memantau langkah pemerintah pusat maupun daerah dalam melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari jeratan narkotika yang terselubung dalam tren rokok elektrik.
Informasi Tambahan
Perbandingan Mekanisme Vape vs Rokok Konvensional
Kalau Vape: Menggunakan elemen pemanas untuk menguapkan cairan (liquid) yang seringkali mengandung nikotin, perasa, dan zat kimia lainnya.
Sedangkan
Rokok Konvensional: Melibatkan pembakaran daun tembakau yang menghasilkan asap dan tar.( Rofik )











