SURABAYA | bidik.news, suami dari Bella yang merupakan anggota polisi Polsek Semampir merasa keberatan pemberitaan di koran BIDIK. Dia merasa dalam pemberitaan tersebut tidak sesuai dengan fakta.
Awalnya DD menelepon wartawan BIDIK pada Jumat (16/8/24) pukul 14.29 WIB. Lantaran komunikasi terkendala sinyal, wartawan BIDIK menelepon DD kembali. Kemudian, ia mengirim pesan singkat WhatsApp. “Angkat telepon saya. Saya suaminya Bella,” kata DD.
Lalu, DD mengirim PDF Koran Bidik seraya mengirim pesan “Maksud kamu apa?”. Atas pertanyaan itu, wartawan BIDIK menelepon DD menggunakan telepon cadangan. Sebab telepon utama nya sedang bermasalah.
Ketika sambungan telepon tersambung, wartawan BIDIK menanyakan apa maksud DD mengirim pesan tersebut. Dalam penyampaiannya DD memperjelas pertanyaannya.
“Iku kok beritane sampe koyok ngono piye maksude pean ?,” tanya DD pada Jumat (16/8/24).
Dijelaskan wartawan BIDIK, bahwa tugas seorang jurnalis sebagai kontrol sosial mendapat informasi adanya dugaan penipuan arisan online maka dilakukan wawancara terkait kronologis perkaranya.
Selain itu, berbagai pihak seperti Bela, Gufron dan Kapolsek Semampir telah dilakukan upaya konfirmasi sebagai bentuk memenuhi kode etik jurnalistik.
“Begini mas, kemauan saya itu begini, sampeyan ga ngerti ceritanya bagaimana, penyelesaiannya bagaimana. Jadi sampeyan itu sepihak. Saya sebenarnya sudah malas mas. Mawaddah itu sudah saya ajak omong-omongan, dalam artian seperti ini mbak penyelesaiannya,” katanya.
Lebih lanjut DD menyampaikan bahwa nilai utang yang didalilkan Mawaddah sudah dimintakan bukti. “Sekarang kalau sudah disebutkan nominal segitu, Mawaddah belum juga memberikan bukti yang valid. Saya pegang semua bukti dari awal. Saya tidak berani ngomong apalagi saya aparat,” ujarnya
Atas keberatan tersebut, wartawan BIDIK meminta DD untuk bertemu dan memberikan hak jawab darinya dan juga Bela. “Oh, Ndak masalah. Tapi ini dua masalah yang berbeda. Saya selesaikan dulu masalah dengan Mawaddah. Setelah itu baru masalah (berita) ini,” ucapnya.
DD kembali menanyakan apakah benar wartawan BIDIK mengirimkan pdf koran ke Kapolsek Semampir dan sempat mengeluarkan ancaman akan mengusut pemberitaan ini.
“Kalau memang belum ada klarifikasi dari sampean nanti saya usut sampai pimpinan redaksi,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang wartawan BIDIK, DD berencana melaporkan penulis berita tersebut. Namun saat coba dikonfirmasi, hingga berita ini dimuat belum merespon.











