SURABAYA I BIDIK.NEWS – Banyaknya jalan provinsi di Jawa Timur yang usia kelayakannya atau kekuatannya mulai rusak maka Pemerintah provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) melalui PU Bina Marga perlu anggaran untuk perbaikan jalan milik provinsi tersebut yang sudah mulai uzur.
Di temui di ruang kerja Kepala Dinas Perusahaan Umum ( PU ) Bina Marga menyampaikan terkait dengan jalan yang sudah mulai tua di Jawa Timur ada sekitar 60 persen sudah memasuki batas umur.
” Maka butuh dilakukan overlay di sekitar 800 km jalan kita yang sudah lebih batas umur,” terang Edy Tambeng W pada Selasa (17/1/2023).
Tetapi bahwa bukan berarti jalan yang melebihi batas umur ini termasuk jalan yang rusak, tetapi kondisi jalan yang sudah mengalami penurunan kondisi fisik.
Di tegaskan Tambeng bahwa untuk penanganan 2023 kita ada dana 26 miliar untuk pengendalian umur jalan sepanjang 20 km untuk dilakukan overlay di jalan Provinsi. Yang selebihnya PU Bina Marga Jatim melakukan pemeliharaan jalan rutin dengan melakukan tambal sulam terhadap jalan jalan yang berlubang.
“Jalan Provinsi masih banyak butuh Perbaikan sehingga untuk menuju layanan yang maksimal Pemprov Jatim membutuhkan alokasi anggaran,” jelasnya.
Akan tetapi, lanjut Tambeng pihaknya memahami karena kondisi saat ini karena keterbatasan anggaran yang di miliki sehingga alokasi anggaran yang kita lakukan hanyalah melalui dana DAK sekitar 26 miliar .
“Meskipun perbaikan jalan dilakukan dengan tambal sulam, PU Bina Marga yakin fungsi layanan jalan tetap terjaga dalam artian bisa tetap menjaga aktifitas mobilitas masyarakat serta aktifitas masyarakat kemanapun masih bisa lancar,” ucapnya.
Perlu di ketahui prioritas untuk perbaikan jalan yang membutuhkan anggaran 26 miliar itu berada pacitan, madiun dan madura.
Memang dari beberapa alokasi yang di usulkan hanya Pacitan dan Madiun yang di setujui oleh Pemerintah Pusat karena dana alokasi Khususnya bersumber dari APBN yang diberikan Pemerintah daerah. (Rofik)











