GRESIK | BIDIK.NEWS– Peraturan perundangan yang dihasilkan oleh anggota DPRD, yang disebut peraturan daerah, dan warga masyarakat mesti tahu dari aturan yang sudah di hasilkan oleh wakilnya di legislatif, demikian pembukaan sosialisasi oleh Anggota DPRD Gresik Hj Lilik Hidayati, Sabtu (23/07/2022).
“Hari ini kita melakukan sosialisasi tentang desa wisata, pemberdayaan masyarakat menuju desa mandiri dan penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat,” terang Hj Lilik.
Perda No. 07 Tahun 2021 tentang desa wisata dibuat dengan harapan agar masing masing desa mempunyai ciri khas dan membuat warga desa lain mau melihat secara langsung, dan dampaknya adalah akan terjadi perputaran ekonomi baik di jasa transportasi, perdagangan dan pendukung dari wisata.
Anggota DPRD H.Khoirul Huda yang menjadi nara sumber ke dua mengajak seluruh masyarakat yang hadir agar memanfaatkan Perda itu, terutama Perda tentang desa wisata.
“Melalui jenengan-jenengan ini kami berharap bisa meneruskan sosialisasi kepada warga lain di sekitar untuk diajak memajukan desa atau wilayahnya masing-masing untuk dikelola menjadi desa wisata. Dampaknya nanti bisa ke pemasukan ekonomi jenengan semua” terang Huda.
Diakhir sosialisasi kedua anggota DPRD Gresik fraksi PPP mengungkapkan, agar tidak segan menyampaikan aspirasi bahkan keluhan kepada anggota dewan saat melakukan sosialisasi seperti ini. Karena dari masukan warga ini bisa menjadi kemajuan Kabupaten Gresik.
Salah seorang warga asal Kelurahan Lumpur Gresik, Fatikh mengeluh kepada kedua anggota DPRD Gresik lantaran bus pariwisata peziarah Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim jarang masuk ke tempat itu, dampaknya para pemilik outlet dagangannya tidak laku.
“Jarang ada bus pariwisata yang mau masuk ke tempat parkir yang sudah disediakan. Padahal tempatnya luas. Karena jarang ada bus, maka penjual juga mengeluh karena dagangannya tidak laku, sepi pengunjung. Mohon bapak ibu dewan bagaimana solusinya, agar pedagang juga untung,” ungkap Fatikh.
Keluhan itu langsung dijawab Hj Lilik. segera melakukan koordinasi dengan Dishub Gresik dan Disparekrafbudpora Gresik untuk mencari solusi terbaik.
“Kami bersama pak H.Huda akan segera melakukan koordinasi untuk mencarikan solusi terbaik” ujar Lilik . (ali)











