GRESIK – Beragam permasalahan dilingkungan pemukiman, mulai banyaknya pengangguran di usia produktif, masuk kerja mesti berbayar, balap liar di jalan raya, demikian diungkap anggota DPRD Gresik, Lilik Hidayati, usai melakukan reses di Kelurahan Kawisanyar, Senin (27/6).
“Kita mencatat semua aspirasi dan keluhan warga masyarakat, selanjutnya kita rangkum di fraksi, dan akan di teruskan kepada OPD yang membidangi, karena kita di DPRD hanya mengusulkan,” terang Hj Lilik.
Lebih lanjut dikatakan, bahwa DPRD bermitra dengan pemerintah daerah untuk membangun Gresik, dan dalam membahasan anggaran APBD Kabupaten Gresik.
“Gresik adalah kota santri, segala penjualan miras, warung kopi pangku dilarang di kota ini,” jelas Hj. Lilik
Ny Fatin menanyakan tentang pengumpulan data KTP bagi anak yang masih menganggur, jalan di depan terminal religi Malik Ibrahim setiap jam 10 malam di jadikan balap liar oleh anak muda dan saluran PDAM yang mati total.
Ibu Dewi dari kelurahan Indro menanyakan bahwa kampung Indro adalah ring 1 kawasan berbagai macam pabrik tetapi tenaga kerjanya banyak dari luar kota.
Serta dari ibu-ibu leskip grup qosidah yang menanyakan cara untuk membuat proposal hingga mendapat bantuan untuk beli alat tradisional.
Dalam jawabannya tentang pertanyaan ibu-ibu tersebut mengatakan data untuk mengumpulkan KTP adalah agar pemerintah mengetahui berapa banyak anak muda yang belum bekerja.
“Sedangkan warga Indro yang ring satu tapi warganya sulit bekerja di pabrik tersebut bahkan ada isu jika ingin bekerja harus membayar Rp 3jt akan kita tidak lanjuti dengan Dinas Tenaga Kerja Gresik, agar nantinya warga ring 1 satu di prioritaskan,” ucap Hj Lilik
Untuk PDAM di kelurahan lumpur akan disampaikan ke Dirut PDAM karena beliau adalah mitra kami di komisi ll.
Sedangkan jalan raya di depan terminal religi Malik Ibrahim di gunakan balap liar oleh gang motor, akan disampaikan ke pihak yang berwajib agar ditindak .
Sementara kepada grup qosidah diminta membuat proposal per grup agar nantinya bisa keluar anggarannya untuk membeli alat-alat kosidah. (ali)











