PASURUAN I BIDIK.NEWS – Program Inovasi RSUD Grati Kabupaten Pasuruan Sister Peri (Sistem Terpadu Pelayanan Geriatri) selain meraih penghargaan Top 5 Inovasi Publik Kabupaten Pasuruan Tahun 2023 secara nasional juga mengantarkan Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf meraih predikat Kepala Daerah Inovatif Tahun 2022.
Predikat ini diberikan karena Bupati Pasuruan dianggap bisa mengayomi dan membina serta dapat menciptakan inovasi-inovasi baru dalam bidang segala hal utamanya yang menyangkut hajat hidup masyarakat baik secara langsung ataupun tidak.
Salah satu inovasi tersebut yakni Sister Peri milik RSUD Grati Kabupaten Pasuruan. Kini program unggulan tersebut memiliki Kebun Lansia Sister Peri, dimana kebun ini sengaja dibuat untuk memberikan kesibukan kepada para lansia yang tergabung dalam Paguyuban Sister Peri.
Direktur RSUD Grati, drg Dyah Retno Lestari menjelaskan kebun ini mulai dilaunching awal maret ini dengan memanfaatkan lahan kosong di sekitaran Gedung Instalasi Gizi.
“Luasan lahan RSUD Grati ini totalnya 2,4 hektar dan separuhnya masih kosong. Kebetulan di belakang dan sampingnya gedung instalasi gizi ini kosong, makanya kita manfaatkan untuk kebun lansia paguyuban sister peri,” kata Retno di sela-sela kesibukannya, Rabu (05/04/2023) siang.
Dijelaskannya, untuk mensukseskan program ini, RSUD Grati bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pasuruan. Terutama dalam hal penyediaan bibit tanaman hingga pelatihan manajemen berkebun yang baik dan benar. Salah satunya pelatihan tanaman hidroponik.
“Untuk bibit tanaman seperti empon-empon, toga sampai sayur-sayuran semuanya disediakan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian. Nanti setelah lebaran juga akan ada pelatihan pembuatan tanaman hidroponik yang betul,” jelas Retno.
Dengan dilaunchingnya Kebun Lansia Paguyuban Sister Peri, Retno berharap agar para pasien usia lanjut itu bisa tetap sehat, produktif dan bahagia.
Selain itu, bibit tanaman yang nantinya panen, bisa dibawa pulang untuk kebutuhan di meja makan, ataupun dibuat olahan yang bernilai jual.
“Bisa diolah menjadi makanan yang dapat dijual untuk dibelikan permen cucunya atau cukup dihidangkan sebagai menu sayuran keluarga. Silahkan bisa dinikmati, yang penting mereka bahagia dan gembira,” tegasnya.
Wanita berjilbab ini mengungkapkan dalam perkembangannya, Inovasi Sister Peri menerapkan 5 strategi diantaranya one stop servise, home visit dokter spesiais, antar jemput gratis, kunjungan prolanis kecamatan, dan high access seperti yasinan, senam dan ketrampilan.
“Jadi program ini sudah ditata sedemikian dan apabila ada penyempurnaan kita kaji lebih dalam lagi,” tukas wanita asli surabaya ini.
Retno bersyukur bisa menjadi bagian dan mengantarkan Bupati Pasuruan meraih predikat terbaik secara nasional.
“Intinya inovasi program yang lain akan kami godog keberadaannya,” Imbuh Retno dan menutup pembicaraan. (rusdi)











