PASURUAN I bidik.news – RSUD Bangil Kabupaten Pasuruan berencana membangun fasilitas kesehatan khusus anak. Anggaran sudah disiapkan Rp 10 miliar untuk membangun seluruh sarana prasarana plus instalasi pendukung di fasilitas tersebut.
“Anggaran Rp 10 miliar untuk pembangunan fasilitas kesehatan khusus anak di RSUD Bangil tahun ini,” kata Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto, Senin (5/2/2024) siang kemarin.
Andriyanto mengatakan saat ini lelang proyek tersebut sudah mulai dilakukan. Di tahun kepemimpinannya, kata Andriyanto, seluruh lelang diharapkan bisa dilakukan di awal tahun.
“Kuatir penyerapan anggaran kalau di akhir tahun sepertinya kurang elok,” tukasnya.
Direktur RSUD Bangil, dr, Arma Roosalina, menjelaskan RSUD Bangil belum memiliki fasilitas kesehatan khusus anak yang terintegrasi dalam satu bangunan besar. Saat ini pasien anak masih campur dengan pasien dewasa dan hal tersebut dirasa tidak sesuai dengan kebutuhan anak.
“Pasien anak masih campur dengan kelas III Dewasa. Kami juga belum memiliki ICU anak sehingga apabila ada fasilitas khusus anak, maka ini adalah semua kemajuan yang luar biasa,” Imbuh Arma.
Dengan dibangunnya fasilitas kesehatan khusus anak, maka muaranya adalah peningkatan angka harapan hidup (AHH) di Kabupaten Pasuruan.
Arma menambabkan rencananya fasilitas tersebut akan dibangun di Ruang Instalasi Farmasi. Sedangkan instalasi farmasi akan dipindah ke bagian belakang dan langsung terintegrasi dengan gudang farmasi.
“Jadi seperti one way service. Yang biasanya jadi tempat penyimpanan obat dan administrasi, maka kita jadikan tempat pelayanan anak terpadu. Ada HCU, ICU khusus anak, ruang perawatan anak kelas III dan ruang perawatan anak VIP,” tandasnya.
“Ini merupakan harapan dari RSUD Bangil untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk kesehatan anak,” pungkas Arma sapaan akrabnya. (rusdi)











