MALANG | BIDIK – Mendekati akhir bulan Desember, Kota Malang bersiaga dengan dua agenda penting yang menjadi rutinitas tahunan. Libur Natal 2017 dan tahun baru 2018 diprediksi akan menjadi magnet kedatangan wisatawan yang akan berkunjung ke kota Malang.
Ngalam Command Center, sebagai salah satu fasilitas kerja terbaru pemerintah Kota Malang yang berbasis smart city digadang-gadang mampu mengatasi kemacetan yang setiap akhir pekan dan atau musim libur panjang selalu mewarnai kota pendidikan ini.
Walikota Malang, M. Anton mengatakan, Command Center sendiri terkoneksi langsung dengan berbagai CCTV yang tersebar di banyak wilayah. Sehingga, ketika ada kejadian yang tidak diinginkan, seperti kecelakaan, kemacetan, dan tindak kriminal dapat langsung diatasi oleh masing-masing pihak yang berwajib.
“CCTV tersebut juga akan langsung terkoneksi dengan banyak SKPD, seperti Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Kepolisian, dan Rumah Sakit,” ujarnya belum lama ini.
Sebagai kota pendidikan, industri dan pariwisata, penduduk urban di Kota Malang selalu bertambah. Sehingga perlu adanya peningkatan kewaspadaan yang salah satunya dilakukan melalui pemasangan CCTV yang dikoneksikan ke Command Center dan banyak jajaran lainnya.
“saat ini yang paling siaga dan terkoneksi dengan CCTV adalah pihak kepolisian, dinas kominfo dan dinas perhubungan, terutama menghadapi lonjakan wisatawan dari luar kota. Sebentar lagi kan libur natal dan tahun baru, kemudian sekarang sudah musim libur sekolah. Biar gampang memantau dan mengurai kemacetan” urai pria yang akrab disapa Abah Anton itu.
Tak hanya itu, menurutnya dengan adanya Command Center, masyarakat pun dapat mengakses semua perkembangan pembangunan yang dilakukan melalui website resmi pemerintah Kota Malang. Karena setiap laporan yang dibuat akan langsung disampaikan setiap harinya dengan setiap progress yang dilewati.
“Jadi laporan harian langsung online, bisa diakses dan masyarakat bisa memantau. Bisa dilihat nanti rapor SKPD mana yang jelek dan bagus,” terangnya.
Dengan adanya terobosan berbasis smart city itu, ia pun menargetkan agar predikat smart city di Kota Malang dapat terus disematkan. Sekaligus akses teknologi juga dapat dimanfaatkan masyarakat dengan bijaksana. (bima)





