BANYUWANGI – Sejumlah karyawan tambang emas di Gunung Tumpang Pitu atau PT Bumi Suksesindo (BSI) terinfeksi positif COVID-19.
Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, dr. Widji Lestariono menyampaikan, karyawan PT. BSI yang terpapar positif COVID-19 total ada 13 orang, 9 diantaranya sudah sembuh dan dipulangkan. Sementara, 4 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit rujukan.
“Semua tanpa gejala atau hanya dengan gejala ringan,” kata dr. Rio melalui pesan Whatsapp, Sabtu (24/10/2020).
Menurutnya, Gugus Tugas tidak memberlakukan sterilisasi di area Tambang Emas Tumpang Pitu, karena PT. BSI sangat ketat memberlakukan protokol kesehatan.
“Semua karyawan telah di swab, penyemprotan desinfektan rutin dilakukan, terhadap kontak juga sudah dilakukan penanganan sesuai pedoman,” jelasnya.
Sementara, Superintendent Communication Affairs PT. BSI, Nur Rahman Hernanto saat dikonfirmasi membenarkan adanya sejumlah karyawan yang terpapar virus Corona. Dan semuanya telah dilaporkan kepada Gugus Tugas.
Menurut Nur Rahman yang akrab dengan sebutan Namhar ini mengaku belum bisa memastikan terkait jumlah karyawan yang terpapar COVID-19. Namun, ia mengakui kalau jumlah karyawan yang positif saat ini sama dengan yang telah disampaikan oleh Gugus Tugas.
“Angka terakhir yang saya dapat juga segitu, mas. Tapi perlu saya cek lagi dengan Satgas COVID-19 BSI, mungkin ada data update terbaru,” ungkap Namhar.
Sesuai protokol COVID-19 perusahaan, semua karyawan yang baru kembali dari perjalanan ke luar Banyuwangi, harus melakukan karantina dan tes sebelum kembali bekerja.
“Dari situ kami deteksi awal, dan kemudian dilaporkan ke Gugus Tugas COVID-19 untuk mendapat perawatan dan isolasi di rumah sakit rujukan,” jelasnya.(nng)











