PASURUAN | BIDIK.NEWS – Adanya gejolak petani di Lumpang Bolong Bangil seminggu ini akibat air irigasi ke persawahan mampet. Tim Dinas Ke tahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pasuruan langsung turun ke lokasi. Hasilnya didapat tidak lancarnya pengairan irigasi ini bukan akibat penutupan pintu air. Namun karena adanya sedimentasi endapan lumpur yang sangat parah.
Ini dipertegas Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian setempat Lilik Widji Asri saat ditemui di sela-sela kesibukannya Jumat (03/03/2023) kemarin siang. Dia menjelaskan setelah tim nya turun ke lokasi, hasilnya diketahui permasalahan yang sebenarnya.
”Pengecekan sudah dilakukan. Ternyata memang ada endapan lumpur,” kata Lilik sapaan akrabnya.
Menurut nya, tim Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian tidak hanya meninjau lokasi. Mereka juga mengeruk sedimen tersebut. Hanya, masih dengan tenaga manusia atau secara manual. Tujuannya, mengatasi endapan lumpur agar air lebih lancar mengalir ke persawahan.
”Untuk mendatangkan alat berat ada kendala medan. Kami masih koordinasikan dengan dinas terkait,” imbuhnya.
Lilik menegaskan Dinas selalu terbuka dengan siapapun termasuk masyarakat petani yang ada di Kabupaten Pasuruan untuk selalu memberikan masukan mengenai pertanian.
“Intinya masyarakat jangan segan-segan memberikan masukan atau laporan kalau memang ada permasalahan, khususnya tentang pertanian,” tegas wanita berjilbab ini. (rusdi)










