TUBAN – PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) Pabrik Tuban turut andil memberikan edukasi tentang pentingnya melakukan upaya pencegahan di mulai dari diri sendiri, dengan memberikan bantuan fasilitas cuci tangan (wastafel) dan seperangkat media informasi Covid-19 ke masyarakat sekitar.
Bantuan ini didistribusikan SBI Tuban melalui 6 Desa di sekitar area operasional dengan pelibatan bidan setempat dalam melakukan penilaian kebutuhan. Wastafel yang dibagikan direncanakan akan dipasang di Balai Desa, Polindes, Pos Satgas Covid-19 level Desa dan atau lokasi lainnya yang dianggap berpeluang besar diakses masyarakat setempat. Sedangkan media informasi yang diberikan berupa spanduk dan pamflet yang berisi berbagai informasi tentang Covid 19 dan nomor darurat yang bisa dihubungi.
Penyerahan bantuan dilakukan secara bertahap oleh Trayudi Darma, GA & Community Relations Manager Pabrik Tuban, kepada Kepala Desa dan perangkat Desa setempat. Trayudi mengatakan, kondisi ini perlu untuk disikapi bersama agar semakin banyak masyarakat yang peka dan peduli terhadap bahaya virus Corona.
Trayudi menghimbau kepada masyarakat sekitar untuk tetap tenang dan terus menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh melalui asupan gizi yang cukup. Serta mengikuti himbauan physical distancing dengan mengurangi kegiatan di luar rumah. Kegiatan ini, lanjutnya, merupakan bentuk kolaborasi kepedulian antara SBI, Pemerintah Desa, serta stakeholder di bidang kesehatan lainnya.
“Kami berkomitmen selalu mendukung masyarakat di sekitar pabrik, terutama di masa-masa yang mengkhawatirkan seperti sekarang. Ini merupakan upaya kami mencegah penyebaran virus Corona di lingkungan sekitar perusahaan”, ucap Trayudi baru-baru ini.
Di internal Pabrik Tuban, SBI telah menerapkan aturan untuk tidak menerima kunjungan tamu dari luar perusahaan, pemeriksaan suhu tubuh bagi karyawan atau kontraktor sebelum masuk ke dalam pabrik, memberikan edukasi hidup sehat. Serta menambah fasilitas cuci tangan dan hand sanitizer di lokasi-lokasi strategis dan melakukan sterilisasi area kerja.
“Perusahaan tentu sangat prihatin dengan penyebaran virus Corona yang sedang terjadi di Indonesia saat ini. Namun kita semua harus bahu-membahu menjalankan anjuran yang disampaikan Pemerintah. Agar dampak dari penyebaran wabah ini dapat menurun dan masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal”, tutup Trayudi.












