SURABAYA | bidik.news – Masih dalam semangat merayakan hari kemerdekaan Indonesia di bulan Agustus 2025, segenap warga RT06/RW04 Nginden Jangkungan, Surabaya serempak menjadi bagian dari investor di Pasar Modal Indonesia.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Jatim dan PT Bahana Sekuritas secara simbolis meresmikan Kampung Literasi Keuangan (Kampung Investor Saham) sebagai langkah nyata meningkatkan literasi keuangan sekaligus keterlibatan masyarakat untuk memiliki perencanaan keuangan yang matang dan bermanfaat bagi masa depan.
Dengan hadirnya perwakilan dari Pemkot Surabaya pada kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa inisiasi dari warga kampung Nginden VI D patut diapresiasi dan harapannya dapat menjadi contoh untuk warga kampung lainnya di kota Surabaya.
Pengawas Divisi Pengawasan LJK 4 OJK Jatim, Milado Pani menyampaikan, OJK terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan di masyarakat. “Kegiatan ini salah satu upaya kami dalam memberi edukasi ke masyarakat, sehingga masyarakat bisa melakukan perencanaan keuangan yang baik untuk masa depan,” ujarnya, Minggu (31/8/2025).
Milado menambahkan, masyarakat harus bisa membedakan ciri-ciri penipuan di industri keuangan. “Masyarakat banyak jadi korban (penipuan) mulai dari PNS, guru, hingga petani. Warga harus lebih cerdas. Dengan cara menerapkan 2L, yaitu legal dan logis sebelum melakukan investasi,” tuturnya.
Kepala Wilayah Jatim BEI, Cita Mellisa menyampaikan, BEI akan terus mendukung penciptaan investor baru di pasar modal. “Apresiasi yang sebesar-besarnya atas inisiatif warga untuk menjadikan kampung ini sebagai Kampung Literasi Keuangan (Kampung Investor Saham). Tujuannya adalah warga bisa belajar bersama-sama (menjadi investor) dan mendapatkan manfaat yang baik atas keberadaan pasar modal Indonesia”, ujar Cita.
Cita menambahkan, warga akan dibantu oleh perusahaan sekuritas dalam pembukaan rekening saham, termasuk memberi pendampingan dan rekomendasi investasi kepada warga. “Bapak Ibu akan dibantu oleh Bahana (PT Bahana Sekuritas) untuk bisa menjadi investor saham. Tidak hanya membuka rekening saha, tapi juga akan memberikan edukasi lebih lanjut bagaimana menjadi investor dan bisa bertransaksi di pasar modal Indonesia,” ujarnya.
Disisi lain, Ketua RT06/RW04 Nginden Jangkungan VI D, Agus Tricahyo Kuncoro menyatakan, warga selama ini masih menganggap investasi di pasar modal itu hanya untuk kalangan tertentu. “Kami senang sekali, menyambut baik hadirnya OJK di kampung kami. Terus terang kami masih bingung Pak, bentuk saham itu seperti apa,” katanya.
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh perwakilan dari Pemkot Surabaya. Selanjutnya OJK, BEI, Pemkot Surabaya, Bahana dan perwakilan warga secara simbolis melakukan pengguntingan pita sebagai bentuk seremonial peresmian Kampung Literasi Keuangan (Kampung Investor Saham) di RT06/RW04 Kel. Nginden Jangkungan, Kec. Sukolilo, Surabaya.
Selain itu OJK juga memberi piagam penghargaaan kepada warga atas inisiatif upaya peningkatan literasi keuangan. Piagam diserahkan OJK kepada perwakilan dari warga disaksikan oleh para undangan yang hadir.
Para warga yang hadir juga tampak mengikuti rangkaian acara yang disusun oleh panitia. Sejak pagi hari warga sudah melakukan senam bersama, games, jalan sehat dan diakhiri dengan pembagian doorprize.









