BANYUWANGI|BIDIK, Ribuan santri dari TPA-TPQ di Kabupaten Banyuwangi antusias mengikuti pawai ta’aruf 2017.
Pawai ribuan santri yang diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan dan Pengembangan TK Al-Qur’an (LPPTKA) – Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Banyuwangi itu dilepas oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (PenMa) Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Suciningsih, Minggu (15/10).
Dalam paparannya, Suciningsih mengaku bangga atas prestasi yamg ditorehkan para santri TPA/TPQ Banyuwangi. Kedepan Suciningsih berharap, para santri Banyuwangi terus maju dan meningkatkan prestasinya.
“Saya bangga kepada santri-santri Banyuwangi, banyak talenta dan prestasi,” ucap Suciningsih.
Sementara, Ketua panitia pawai ta’aruf santri Banyuwangi tahun 2017, Samsul Hadi dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur atas keberhasilan para santri TPA/TPQ di bawah naungan LPPTKA-BKPRMI Banyuwangi meraih beberapa penghargaan.
Salah satunya yaitu mengikuti Festival Anak Shaleh Indonesia (FASI) Ke X tahun 2017.
“Alhamdulillah para santri TPA/TPQ Banyuwangi dalam mengikuti FASI 2017 mulai dari tingkat Kecamatan, Kabupaten dan Provinsi, memperoleh juara umum ketiga,” tutur Samsul.
Selain itu, sambung Samsul, pada bulan September 2017, LPPTKA-BKPMRI Banyuwangi juga telah mengirimkan duta mewakili Provinsi Jawa Timur untuk perhelatan lomba Da’i Cilik tahun 2017 di Kota Banjarmasin.
“Alhamdulillah duta santri yang kami kirim itu, berhasil meraih juara umum kedua tingkat Nasional,” terangnya.
Perlu juga diketahui, lanjut Samsul, pawai ta’aruf kali ini diikuti 3000 santri yang terdiri dari Wilayah Kerja (Wilker) satu sebanyak 1250 santri, meliputi Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, Giri, Glagah, Kabat dan Wongsorejo. Sedangkan dari Wilker dua, sebanyak 300 santri, meliputi Kecamatan Rogojampi, Kabat dan Songgon. Dan Wilker tiga sebanyak 1500 santri meliputi, Kecamatan Genteng, Purwoharjo, Srono dan seterusnya.(nng)
[14:21, 10/15/2017] Nanang Bwi Bidik:





