BANYUWANGI – Sebanyak 750 atlet INKAI dari 24 Kabupaten/Kota mulai bertanding menjadi yang terbaik dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) INKAI Jawa Timur tahun 2021 yang digelar GOR Tawangalun Banyuwangi.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani yang hadir sebagai inspektur upacara resmi membuka acara dengan ditandai pemukulan gong dan penyerahan piala secara simbolis kepada panitia, Sabtu (18/12/2021).
Dalam Opening Ceremony ini, juga hadir segenap Forkopimda Banyuwangi, Ketua INKAI Jatim, Syahrullah dan Wakil Ketua PP INKAI sekaligus Pembina INKAI Jatim, Prof Hermawan ‘Kikiek’ Sulistyo.
Dalam sambutannya, Bupati Ipuk menyampaikan,
apresiasinya atas digelarnya Kejurda INKAI Jatim 2021 di Banyuwangi ini. Dia mengucapkan terima kasih kepada segenap pengurus INKAI Jatim, karena telah memberikan kepercayaan kepada Banyuwangi sebagai tuan rumah.
“Saya minta tetap jaga protokol kesehatan, walaupun semua peserta telah divaksin maupun dirapid antigen. Gunakan masker, jangan lepas maskernya kalau tidak penting,” tegas Ipuk.
Mudah mudahan kegiatan ini bisa menjadi inspirasi anak anak di Jatim, menghasilkan atlet atlet baru yang handal dan berprestasi di tingkat daerah maupun nasional.
“Bertandinglah dengan sprotif, santun, saling menghormati, dan terima apapun hasil yang diputuskan dewan wasit,” pesan Ipuk.
Ipuk menambahkan, perhelatan Kejurda INKAI Jatim ini menjadi momen turut memeriahkan peringatan Hari Jadi Banyuwangi yang Ke-250.
“Mudah mudahan semuanya sehat, tetap semangat berlatih, dan jadilah atlet yang profesional, men sana in corpore sano,” pungkas Ipuk.
Sementara itu, Ketua INKAI Jatim, Syahrullah mangatakan, Kejurda INKAI Jatim di Banyuwangi ini adalah agenda kejuaraan yang ke 13.
“Kejurda ke 13 ini adalah pembinaan, karena itu saya peringatkan kepada seluruh dewan wasit, pimpinlah pertandingan dengan sportif, jangan karena yang bertanding anak buahnya, kenal dengan pelatihnya atau yang lain, saya ingatkan jauh jauh,” tegas syahrullah.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati, panitia dan pengurus INKAI Banyuwangi yang telah memberikan waktu dan tempat, sehingga terlaksananya Kejurda ini.
Ketua Panitia Kejurda INKAI Jatim 2021, Basuki Rachmad menambahkan, perhelatan Kejurda ini merupakan tindak lanjut dari Kejuaraan tingkat Kabupaten yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu di Banyuwangi.
“Kejurda INKAI Jatim ini sebelumnya selalu digelar di Kota Surabaya. Dan Kejurda ke 13 ini digelar di Banyuwangi karena, Banyuwangi dianggap sukses menggelar Kejurkab INKAI dimasa pandemi dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” ungkap Basuki

Kejurda ini digelar selama dua hari, dari tanggal 18 sampai 19 Desember. Ada sebanyak 750 peserta dari 24 Kabupaten/Kota di Jatim akan main di 960 kelas yang dipertandingkan.
“Dengan adanya Kejurda ini, saya harap bisa menciptakan ruang dan waktu bagi atlet atlet INKAI untuk menapaki prestasi. Kalau tapakan tapakan ini semakin kuat, maka akan menapaki prestasi dikancah nasional maupn internasional,” ungkap pria yang juga Ketua INKAI Banyuwangi ini.(nng)










