SURABAYA | bidik.news – Rangkaian kegiatan Pelindo Mengajar tidak terasa telah usai, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sub Regional Jawa menutup rangkaian kegiatan Pelindo Mengajar dengan menghadirkan Sub Regional Head Jawa PT Pelindo (Persero), Purwanto Wahyu Widodo sebagai pengajar untuk berbagi semangat dan keceriaan serta ilmu-ilmu yang sangat luar biasa di SMP Hang Tuah Surabaya, Rabu (15/10/2025).
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yaitu Pelindo Mengajar 2025. Dalam memperingati Pelindo Day 2025 pada 1 Oktober, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sub Regional Jawa telah melaksanakan kegiatan ini di berbagai cabang yaitu Cilacap, Probolinggo, Gresik dan ditutup dengan acara puncak di SMP Hang Tuah 4 Surabaya.
Tahun ini kesempatan untuk menjadi pengajar diberikan kepada Sub Regional Head Jawa PT Pelindo (Persero), Purwanto Wahyu Widodo, yang membawakan sesi sharing bertema kepelabuhanan dan motivasi karier. Dengan gaya yang hangat dan bersahabat, Purwanto berbagi kisah perjalanan kariernya sekaligus mengenalkan dunia kepelabuhanan kepada para pelajar.
“Kami ingin menanamkan semangat bahwa dunia kepelabuhanan bukan hanya tentang kapal dan dermaga, tetapi tentang dedikasi, kerja keras, dan kesempatan besar bagi generasi muda untuk ikut membangun negeri,” ujar Purwanto di hadapan para siswa.
Dalam sesi interaktif itu, Purwanto juga menekankan pentingnya berani bermimpi dan terus belajar di era digital. Ia mengajak para siswa memanfaatkan kemajuan teknologi dan mengasah potensi diri sejak dini.
Kegiatan Pelindo Mengajar di SMP Hang Tuah 4 Surabaya ini dikemas secara ceria dan edukatif. Mulai dari ice breaking, games berhadiah, hingga kuis interaktif membuat suasana belajar terasa menyenangkan. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi, apalagi ketika berbagai hadiah menarik dibagikan bagi peserta yang aktif.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Sekolah SMP Hang Tuah 4 Surabaya, Fitri Nugraheni, Ketua Yayasan dan Ketua Komite Sekolah, yang memberi dukungan penuh atas terselenggaranya kegiatan edukatif ini.
Selain edukasi dan motivasi, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sub Regional Jawa juga menyerahkan bantuan berupa sarana teknologi informasi dan komunikasi (TIK) senilai Rp25 juta kepada pihak sekolah, 2 unit Tablet untuk siswa berprestasi dan siswa-siswi pemenang lomba konten, 150 unit goodie bag untuk seluruh peserta serta beragam hadiah menarik untuk siswa-siswi berprestasi sekaligus sebagai hadiah pemenang games.
Purwanto menambahkan, bantuan ini wujud nyata kepedulian PT Pelabuhan Indonesia Regional 3 Sub Regional Jawa terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan fasilitas pembelajaran di sekolah-sekolah menengah.
“Pendidikan adalah fondasi pembangunan bangsa. Melalui program ini, Pelindo ingin hadir bukan hanya sebagai pengelola pelabuhan tapi juga sebagai mitra sekolah dalam membangun masa depan generasi muda Indonesia,” tambah Purwanto.
“Kehadiran Pelindo Regional 3 Sub Regional Jawa sangat berarti bagi kami. Anak-anak mendapat wawasan baru tentang dunia kerja dan profesi yang jarang mereka dengar sebelumnya. Program ini bukan hanya menambah ilmu, tetapi juga memotivasi mereka untuk berani bermimpi,” imbuh Fitri Nugraheni penuh apresiasi.
Tujuan dari kegiatan ini Pelindo Regional 3 Sub Regional Jawa ingin terus menyalakan obor pengetahuan dan semangat di kalangan generasi muda. Dari ruang kelas hingga dermaga, dari papan tulis hingga pelabuhan, semangat yang sama terus dijaga, semangat melayani, membangun dan menginspirasi.
Dengan langkah kecil yang penuh makna ini, Pelindo berharap dapat menjadi bagian dari perjalanan besar anak-anak Indonesia menuju masa depan yang lebih terang. Karena bagi Pelindo, setiap pelajar hari ini adalah “calon nahkoda masa depan” yang kelak akan membawa Indonesia berlayar lebih jauh menuju kemajuan.
Purwanto berharap, dengan ditutupnya Pelindo Mengajar 2025, kedepannya dapat terulang lagi di tahun tahun yang akan datang karena menurutnya melalui acara ini Perusahaan menjadi lebih dekat dengan generasi muda yang kelak akan meneruskan tongkat estafet para pendahulunya dan sudah dipersiapkan secara matang dan unggul agar kelak dapat menjadi pemimpin yang hebat, cerdas dan berakhlak.











