BIDIK NEWS |GRESIK – Sejumlah perusahaan yang diberi kepercayaan untuk mencetak surat suara pada Pemilu 2019 yakni, Kompas Gramedia, PT Balai Pustaka (Jakarta), PT Aksara Grafika Pratama (Jakarta), PT Puri Panca Pujibangun (Jawa Timur), PT Adi Perkasa Makassar (Sulawesi Selatan), serta PT Temprina Media Grafika, di Gresik, Jawa Timur.
Temprina mengaku cukup optimistis bakal bisa menyelesaikan pekerjaan yang ditentukan sesuai tenggat waktu. Baik mulai dari pencetakan surat suara hingga pendistribusian yang ditentukan.
“Semua sudah kami lakukan. Mulai dari pembelian kertas, kemudian kami bentuk tim khusus untuk ini. Karena pada prinsipnya, cetak yang lainnya, cetak koran, kan tetap harus berjalan. Jadi khusus proyek ini kami bentuk tim khusus,” ujar Direktur Utama PT Temprina Media Grafika Kristianto Indrawan, Minggu (20/1).
Temprina memenangkan tender untuk sepuluh provinsi dalam pencetakan surat suara Pemilu 2019 yang meliputi Bengkulu, Kepulauan Riau, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, serta Papua Barat.
Meski demikian, mereka menyatakan hal tersebut tidak mempengaruhi kinerja perusahaan dan optimistis bisa dilaksanakan tepat waktu.
Kristianto menjelaskan, jika pihaknya cukup berpengalaman dalam pencetakan surat suara untuk gelaran pemilu. Sebab mereka sudah dipercaya mengerjakan proyek seperti ini, sejak pelaksanaan Pemilu 2004.
“Tapi menurut saya, pelaksanaan Pemilu sekarang (2019) yang terumit, karena surat suara dicetak bersamaan,” tutur dia.
Untuk total jumlah surat suara yang dicetak Temprina pada 10 provinsi tersebut mencapai 255.019.544 atau sekitar 27,1 persen dari total kebutuhan surat suara nasional sebanyak 939.879.651 lembar surat suara. Temprina mengaku, membutuhkan kertas sekitar 7300 ton.
Ketua KPU RI Arif Budiman, Bawaslu RI Arifudin, DKPP, dan Ketua Komisi 2 DPR RI, melihat secara langsung percetakan kertas surat suara di percetakan di wilayah Kecamatan Wringin Anom. ( ali)











