BIDIK NEWS | SURABAYA – Dihadapan ratusan mahasiwa Teknik Elektro ITS Surabaya, Direktur Regional Sulawesi PT PLN (Persero), Syamsul Huda membekali sekaligus motivasi kepada mahasiswa yang akan mengikuti program ‘Magang Bersertifikat’.
Syamsul Huda yang juga alumni ITS Fakultas Teknik Elektro E27 angkatan 1987 dan lulus 1993, memaparkan kondisi dan proses bisnis PLN saat ini. dimana sampai saat ini PLN mempunyai sebanyak 65.300.300 pelanggan dengan pertumbuhan kapasitas 7.000 MW/ tahun.
Dijelaskan Syamsul, untuk megelola bisnis PLN, dihadapkan pada konsumsi BBM yang harus dikendalikan untuk tidak bertambah setiap tahunnya. Bahkan sedapat mungkin perlu menurunkan pemakaian BBM setiap tahun kedepannya.
“Untuk memenuhi tuntutan tersebut, PLN harus memanfaatkan energi lain selain BBM. Bahkan dituntut untuk meningkatkan pemakaian energi baru dan terbarukan (EBT). Sementara peningkatan kebutuhan listrik setiap tahunnnya mencapai 7.000 MW,” kata Syamsul, Kamis (9/8).
Syamsul juga menjelaskan kondisi kelistrikan nasional saat ini dalam kondisi aman dan tercukupi. Artinya tidak ada satu kota pun di Indonesia ini yang kekurangan energi listrik.
“Dalam memenuhi kebutuhan listrik di 5 tahun kedepan, PLN mempunyai program 35.000 MW yang dipenuhi mulai dari pembangunan pembangkit, jaringan tegangan tinggi hingga pembangunan tegangan menengah dan rendah. Agar kebutuhan listrik di Indonesia untuk mendorong ekonomi nasional dapat terpenuhi, baik jangka menengah maupun jangka panjang dengan mempertimbangkan pemakaian energi primer yang relevan dan murah. Sedangkan untuk pembangunan pembangkit dapat dipenuhi dari PLN ataupun IPP,” lanjutnya.
Syamsul juga mengajak mahasiswa untuk melakukan penelitian dan berinovasi memanfaatkan teknologi baterai atau solar cell untuk mengantikan kapal motor sebagai alat transportasi sungai/selat yang saat ini masih menggunakan motor bakar (bensin/solar) agar dapat mengurangi konsumsi bahan bakar minyak.
“Masih banyak inovasi yang perlu di riset mahasiswa untuk memajukan PLN sebagai perusahaan penyediaan energi listrik guna kehidupan yang lebih baik,” tukas Syamsul Huda.
Sementara Dwi Suryo Abdullah, Manajer Komunikasi Hukum dan Administrasi Disjatim menambahkan, program BUMN Hadir di Kampus ini merupakan bentuk kepedulian PLN kepada Kampus. Tujuannya agar mahasiswa lebih mengenal kondisi proses bisnis PLN dan perkembangan saat ini, serta memberikan kesempatan kepada kampus untuk ikut meneliti, sehingga bisa berinovasi demi kemajuan perusahaan dimasa depan.
“Dalam program ini, mahasiswa akan diberikan kesempatan melaksakanan program magang selama 1 semester. Dan selama magang akan diberikan dana yang cukup, yakni uang saku dan nantinya penelitian yang dihasilkan mahasiswa akan dapat dimanfaatkan untuk kemajuan PLN,” pungkas Dwi Suryo. (hari)










