BIDIK NEWS | SURABAYA – Direktur Utama dan CEO PT Indosat Ooredoo yang baru, Chris Kanter menegaskan, pihaknya akan menyiapkan transformasi baru dengan fokus tiga hal, yaitu people, proses, dan bisnis.
People atau karyawan internal, lanjutnya, akan memainkan peran penting untuk kesuksesan perusahaan. Persoalan people, proses dan bisnis merupakan urusan jangka panjang. “Karena itu perusahaan tidak akan gegabah dan berusaha agar kembali berada di posisi 2 operator seluler Indonesia,” kata Chris Kanter saat Media Gathering di resto Kayana, Surabaya, Jumat (26/10).
Upaya tersebut akan didukung dengan komitmen berinvestasi lebih besar ke depan, susunan manajemen baru dengan anggota tim baru, serta dukungan berbagai mitra strategi perusahaan. “Kami, Indosat Ooredoo optimistis akan dapat memenangkan persaingan ke depan,” ungkap Chris Kanter.
“Dengan capex (belanja modal) yang akhir tahun ini akan ditentukan, kami akan melakukan tranformasi besar-besaran. Ada semangat baru dan perubahan baru. Untuk capex tahun depan, di wilayah Jatim, Bali dan Nusra, telah disiapkan langkah khusus sesuai dengan kontribusinya,” tegasnya.
Sementara itu, Head of Region East Java dan Bali Nusra lndosat Ooredoo, Soejanto Prasetya menambahkan, saat ini kontribusi wilayah Jatim Bali Nusra kepada nasional sekitar 25 persen. “Tentunya dengan 25 persen dari Capex, kami siapkan beberapa langkah pengembangan untuk mendukung peningkatan layanan kepada pelanggan,” ujarnya.
Soejanto juga memaparkan, di antaranya untuk pengembangan Base Traffic System (BTS), terutama di daerah-daerah yang masih dengan BTS 3G. Pihaknya juga mentargetkan untuk memberikan peningkatan layanan seluruh wilayah Jatim sudah 4G.
“Sedangkan untuk masuk ke 5G, dimana saat ini teknologi terus berkembang, dan Indosat tidak diam saja. Layanan kami siap mengikuti perkembangan teknologi yang ada,” tutupnya. (hari)









