SURABAYA | bidik.news – PT Pegadaian Area Surabaya 1 melalui Pegadaian Kantor Cabang Gresik menggelar “Khitanan Massal Gratis” di Kantor PCNU Gresik, Jl. Dr Wahidin Sudirohusodo, Sabtu (8/7/2023).
Sebanyak 90 anak – anak warga Gresik yang mengikuti Khitanan masal gratis ini diantaranya siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI/SD), yatim piatu dan dari keluarga kurang mampu. Khitanan massal gratis ini sengaja di gelar di saat liburan sekolah.
Tidak ada sedikitpun raut wajah takut. Malah sebaliknya, anak – anak terlihat gembira sembari menunggu giliran menjalani proses khitanan massal. Serta antusias mengikuti program Pegadaian peduli bertema “Khitanan Massal 2003 Tumbuh Sehat Ber’akhlak Mulia bersama Pegadaian – NU.”
Budi Prasetyo, Pimpinan PT Pegadaian Kantor Cabang Gresik menyampaikan, bahwa kegiatan khitanan massal gratis ini bekerjasama dengan Lembaga Amil Zakat, Infaq, Shadaqah Nahdlatul Ulama (NU Care LAZISNU Gresik) serta Pemkab Gresik.
“Kami berharap kerja sama dengan NU Care LAZISNU bersama stakeholder NU ini dapat berlanjut dalam kegiatan sosial lainnya. Kami percaya bila NU Care LAZISNU Gresik memiliki jaringan lapisan masyarakat hingga tingkat desa,” kata Budi.

Tentunya, lanjut Budi, Pegadaian juga diuntungkan jika bisa bekerja sama dengan NU Care-LAZISNU. Karena Pegadaian bisa memberi manfaat juga kepada masyarakat di lapisan paling bawah.
Kegiatan ini berdasarkan perintah yang dilaksanakan pada Juni – Juli 2023. Selain di Surabaya 1, pelaksanaan khitanan massal untuk area PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya juga berlangsung di 7 kota/kabupaten. Diantaranya, Pamekasan, Probolinggo, Sidoarjo, Malang, Surabaya 2, hingga Madiun.
“Dengan dilaksanakan khitanan massal ini, sebagai bentuk tanggung jawab serta pengabdian perusahaan terhadap pemangku kepentingan yang meliputi nasabah, karyawan, agen, serta masyarakat luas, yang semuanya membantu meningkatkan kesehatan dan menjalankan perintah agama,” ucap Budi.
Budi berharap kegiatan sosial ini akan terus terlaksana dengan lebih baik. Selain menjadi wujud kepedulian juga menjadi sarana edukasi terkait program-program strategis Pegadaian.
Sementara Dr. Sulanam, Ketua NU Care LAZIZNU Gresik mengatakan, khitanan massal gratis ini yang ke-3 kalinya dilaksanakan. “Semula kami membatasi hanya untuk 75 peserta, ternyata peserta membludak mencapai dua kali lipat lebih, yakni 90 peserta anak yang mengikuti Khitanan massal,” tandasnya.
Akhirnya, NU Care LAZISNU Gresik menambah kuota dari semula 75 peserta menambah lagi 15 peserta menjadi total 90 anak yang mengikuti khitanan massal gratis tersebut. Melihat animo masyarakat yang tinggi, tahun depan akan ditambah kuotanya 2 kali lipat.
Peserta khitanan massal ini juga mendapatkan paket bingkisan berupa sarung, songkok, kemeja, perlengkapan sekolah hingga uang saku.











