GRESIK | BIDIK.NEWS – Untuk memberikan motivasi agar masyarakat bisa melunasi tagihan PBB lebih awal, sekaligus sebagai upaya mendorong kepatuhan dan ketaatan terhadap pembayaran pajak daerah.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) menggelar pencanangan Bulan Panutan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2022 di hotel Aston Inn Gresik, Selasa (13/12).
Untuk penerimaan pajak tahun ini mengalami peningkatan hingga 100 persen. Target pendapatan PBB tahun ini dari Rp. 140 milyar, realisasinya sebesar Rp. 147,7 miliar atau 105,5 persen per 9 Desember 2022. Demikian diungkapkan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat memberikan sambutan.
“Pencanangan Bulan Panutan ini targetnya adalah untuk meningkatkan pajak PBB, prinsipnya secara komulatif tahun 2020 dengan tahun 2022 pendapatan PBB mengalami peningkatan secara signifikan,” ujar Gus Yani sapaan akrab Bupati Gresik.
Dijelaskan oleh Bupati Gresik, ada dua kecamatan yang berhasil mengajak masyarakat untuk membayar penuh wajib pajak daerah dengan total 142 Desa yakni dari Kecamatan Balongpanggang dan Kecamatan Tambak.
“Untuk Pagu dan Realisasi besar saat ini ada di pegang Kecamatan Menganti dan Manyar sementara untuk optimalisasi PBB terbesar diraih oleh Kecamatan Cerme dan Dukun,” terangnya.
Ditambahkannya, perolehan PBB yang melampui target ini bagian dari ikhtiar yang dilakukan DPPKAD Kabupaten Gresik. Diantaranya, melakukan penagihan langsung kepada wajib pajak (WP). Selain itu, berkolaborasi dengan desa, kelurahan dan kecamatan untuk meningkatkan kesadaran wajib pajak.
“Saya mengapresiasi (capaian kinerja sektor PBB) baik kepala desa, kelurahan, kecamatan yang terus fokus dalam peningkatan pajak PBB,” jelasnya.
Pada acara bulan panutan pajak ini, tercatat beberapa perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Gresik telah lunas membayar pajak PBB. (him)











