PASURUAN I bidik.news – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian setempat. Terus berupaya mendukung terciptanya regenerasi pertanian yang maju, mandiri, dan modern.
Hal ini selaras dengan Kementerian Pertanian (Kementan) yang terus melakukan berbagai upaya guna mewujudkan tujuan tersebut, salah satunya melalui Program Youth Entrepeneurship and Employment Support Services (YESS).
Upaya ini disinergikan oleh Kementan dan Pemkab Pasuruan secara terus menerus dan kontinyu. Ini diwujudkan dalam
Rapat Koordinasi Persiapan Swakelola bagi pelaksanaan Program YESS tahun 2023.
Semisal yang digelar di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Wonorejo di Kabupaten Pasuruan, Polbangtan Malang melalui Provincial Project Implementation Unit (PPIU) Jawa Timur bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pasuruan.
Disini Project Manager PPIU Jatim, Acep Hariri membuka rapat koordinasi mengajak para fasilitator pemuda, mobilizer dan finansial advisor wilayah Pasuruan dan tim Tim District Implementation Team (DIT) untuk komitmen melaksanakan setiap kegiatan yang ditargetkan bagi pembangunan pertanian Pasuruan.
“Jadi program ini sangat memperhatikan generasi milineal pertanian agar berdaya guna untuk pertanian itu sendiri,” tegas Acep.
Kadistan Lilik Widji Asri ditemui ditempat yang sama mengatakan bahwa Tim DIT Pasuruan siap mendukung penuh pelaksanaan Program YESS tahun 2023, dengan menyiapkan 21 lokasi Business District Service Provider (BDSP) dan tiga Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S).
Menurutnya, Program YESS di Pasuruan telah berjalan sekitar empat tahun, sejak 2019, dan telah mendukung kemajuan ekonomi masyarakat di sektor pertanian.
“Rencananya pada 2025, Kabupaten Pasuruan akan melakukan replikasi terhadap Program YESS yang akan fokus pada pengembangan SDM pertanian,” kata Lilik.
Ia menambahkan kegiatan yang akan dilaksanakan secara swakelola adalah Workshop Jalur Motivasi Bisnis, Peningkatan Kapasitas Manajemen Bisnis bagi Pemula (Start Up), Peningkatan Kapasitas Lanjutan Pertanian, Peningkatan Kapasitas Literasi Keuangan, dan Peningkatan Kapasitas Proposal Bisnis.
Sedang Kepala Bappelitbangda Pasuruan, Bakti Jati Permana mengatakan bahwa pertanian merupakan salah satu sektor prioritas sesuai dengan arahan Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf melalui slogannya ‘Pasuruan Maslahat, Pasuruan Always Fresh, Petani Milenial Semangat, Pasuruan Menyukseskan Program YESS’.
“Ini selaras dengan keinginan Bupati untuk menciptakan petani muda handal di Kabupaten Pasuruan,” tukas Bakti.
Dia menegaskan bahwa Pemkab Pasuruan siap memfasilitasi dan mengakomodir perizinan yang diperlukan untuk membantu petani milenial dalam hal administrasi yang dibantu oleh tim fasilitator pemuda, mobilizer dan DIT Pasiruan.
“Intinya kita siap memajukan program pemerintah ini,” Pungkas Bakti. (rusdi)











