• Beranda
  • CARRIER
  • DISCLAIMER
  • Dukungan
  • Home 1
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Home 6
  • Kantor Bidik
  • kantor Depan bidik
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tarif Iklan Cetak
  • Tarif Iklan Online
  • TENTANG KAMI
  • Terms of Service
Bidik.news
Baner Iklan
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
No Result
View All Result
Bidik.news
No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
Home EKBIS

Pelindo Catat Arus Peti Kemas Ekspor Impor Semester 1/2025 Tumbuh 13,64%

Haria Kamandanu by Haria Kamandanu
7 months ago
in EKBIS
Reading Time: 3 mins read
0
Jumlah peti kemas ekspor maupun impor sama-sama mengalami pertumbuhan. (foto: ist)

Jumlah peti kemas ekspor maupun impor sama-sama mengalami pertumbuhan. (foto: ist)

0
SHARES
23
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA | bidik.news – Jumlah arus peti kemas ekspor dan impor (internasional) yang melalui terminal di bawah pengelolaan PT Pelindo Terminal Petikemas periode semester 1/2025 tumbuh 13,64%.

Perseroan mencatat terdapat 2,1 juta TEUs peti kemas internasional pada semester 1, sementara pada periode yang sama di tahun 2024 lalu sebanyak 1,8 juta TEUs.

Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas Widyaswendra menyebut, jumlah peti kemas ekspor maupun impor sama-sama mengalami pertumbuhan. Sepanjang semester 1 jumlah peti kemas impor sebanyak 998 ribu TEUs dan peti kemas ekspor sebanyak 1,01 juta TEUs.

“Arus peti kemas dalam negeri juga mengalami pertumbuhan namun tidak sebesar pertumbuhan internasional. Hingga semester 1/2025 peti kemas domestik sebanyak 4,2 juta TEUs atau tumbuh 4,86% dari tahun lalu sebesar 4 juta TEUs,” jelas Widyaswendra, Selasa (15/7/2025).

Kata Widyaswendra, pertumbuhan peti kemas internasional di luar prediksi perusahaan mengingat dinamika global saat ini yang penuh ketidakpastian. Selain peti kemas bermuatan, reposisi peti kemas kosong (empty) ke sejumlah negara juga mempengaruhi peningkatan arus tersebut. Beberapa terminal yang melayani peti kemas internasional mencatat pertumbuhan cukup signifikan.

TPK Semarang misalnya, mengalami pertumbuhan 17,7% dari 353 ribu TEUs pada semester 1/2024 menjadi 415 ribu TEUs pada semester 1/2025. Lalu ada IPC TPK yang tumbuh 43,26% dari 307 ribu TEUs menjadi 440 ribu TEUs.

“Secara keseluruhan arus peti kemas (internasional dan domestik-red) di lingkungan PT Pelindo Terminal Petikemas sebanyak 6,3 juta TEUs, tumbuh 7,61% jika dibanding semester 1 tahun lalu,” ujarnya.

Picu Rute Pelayaran Baru

Pertumbuhan arus peti kemas ini sejalan dengan aktivitas sektor pelayaran internasional yang kembali menggeliat, terutama di jalur-jalur strategis seperti Indonesia – China.

Meski pertumbuhan arus peti kemas tidak merata di semua rute perdagangan, namun secara umum menunjukkan peningkatan yang konsisten. Salah satunya dirasakan oleh Ocean Express Network (ONE), perusahaan pelayaran asal Jepang yang melayani beberapa pelabuhan expor impor di Indonesia.

“Pada paruh pertama tahun ini (2025), pertumbuhan kami berkisar antara 3% – 5%,” ujar Presiden Direktur ONE Indonesia, Keishin Watanabe. Ia yakin untuk sejumlah rute tertentu, angka pertumbuhannya bahkan lebih tinggi. Salah satunya adalah jalur pelayaran antara Indonesia dan China yang menurutnya mencatat lonjakan signifikan.

“Saya menduga pertumbuhan tertinggi terjadi pada rute Indonesia – China. Ini tidak lepas dari peningkatan arus perdagangan antara kedua negara, terutama pasca munculnya kebijakan tarif dari Presiden AS Donald Trump. Hal itu mendorong banyak perusahaan mengalihkan rantai pasok mereka ke kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia,” kata Watanabe.

Optimisme serupa juga dirasakan Pacific International Lines (PIL), perusahaan pelayaran asal Singapura. Dengan meningkatnya arus perdaganagan, khususnya antara Indonesia dan China, PIL membuka direct service yakni North China Indonesia (NCI). Rute baru ini menghubungkan pelabuhan-pelabuhan utama di China dengan Indonesia, dengan pelayaran perdana yang berlangsung awal bulan ini.

Layanan NCI melibatkan 2 terminal besar di Indonesia, yakni TPK Koja di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, dan Terminal Petikemas Surabaya (TPS) di Tanjung Perak (Surabaya). Dengan layanan ini, arus logistik antarnegara diharapkan dapat berlangsung lebih efisien tanpa harus melewati pelabuhan transit di negara ketiga.

“Volume perdagangan antara Indonesia dan China saat ini sangat bagus. Itu menjadi alasan utama kami kembali membuka layanan langsung ini,” kata Presiden Direktur PIL Indonesia Sujeeva Salwatura.

Menurut Sujeeva, dalam 5 tahun terakhir, PIL sempat menghentikan pelayanannya ke Indonesia. Namun, situasi pasar yang kini membaik menjadi momentum yang tepat untuk kembali masuk. “Kami melihat ada pertumbuhan yang sangat bagus, baik dari sisi ekspor maupun impor,” Sujeeva.

Perdagangan Intra Asia Semakin Dominan

Sejalan dengan pelabuhan dan pelayaran, sektor logistik juga mencatat pertumbuhan yang cukup menggembirakan sepanjang paruh pertama 2025. Kinerja sejumlah perusahaan logistik dan forwarder domestik memperlihatkan tren positif, mencerminkan geliat perdagangan internasional dan meningkatnya kebutuhan distribusi dalam negeri.

Salah satu indikatornya terlihat dari kinerja Gateway Container Line (GCL), perusahaan nasional yang dikenal sebagai pemain terbesar dalam layanan konsolidator Less than Container Load (LCL) di Indonesia.

Direktur Utama Gateway Container Line, Hesty Rosmawati mengatakan, perusahaannya mengalami pertumbuhan yang stabil di berbagai lini layanan, baik untuk ekspor maupun impor. “Pertumbuhan tertinggi masih berasal dari China, baik untuk layanan LCL maupun FCL (Full Container Load) impor,” ujar Hesty.

Layanan LCL impor, misalnya, jelas Hesty, tumbuh 8,94%, dengan kontribusi volume terbesar berasal dari China. Sementara layanan FCL impor meningkat 5,65%, juga ditopang oleh pasar China.

Sementara untuk LCL ekspor tercatat tumbuh 9,2%, dengan tujuan terbesar ke Jebel Ali, UEA, meski pertumbuhan tertinggi justru tercatat pada rute ke Vietnam. FCL ekspor mengalami lonjakan signifikan sebesar 23,4%, terutama ke kawasan ASEAN dan Jebel Ali.

Tak hanya perusahaan, secara makro sektor logistik juga menunjukkan kinerja yang menjanjikan. Data dari Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) serta Supply Chain Indonesia (SCI) mencatat bahwa sektor transportasi dan pergudangan, yang menjadi tulang punggung logistic, menyumbang 6,08% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional pada semester I/2025.

Pertumbuhan sektor ini tercatat 9,01% (year-on-year), menjadikannya salah satu sektor dengan laju pertumbuhan tercepat. Supply Chain Indonesia (SCI) memperkirakan sepanjang tahun 2025 sektor ini akan tumbuh 8,56% dengan nilai kontribusi sekitar Rp1.517 triliun atau setara 6,49% dari total PDB.

CEO SCI, Setijadi menjelaskan, pertumbuhan logistik tahun ini turut didorong oleh pergerakan sektor pertanian, khususnya tanaman pangan, serta industri pengolahan, terutama makanan dan minuman. “Sektor perdagangan juga memberi kontribusi signifikan terhadap lonjakan aktivitas logistik,” ujar Setijadi.

Related Posts:

  • WhatsApp Image 2025-07-14 at 14.24.09
    Arus Peti Kemas Melalui TPS Semester I/2025 Naik 3%
  • WhatsApp Image 2025-03-06 at 11.31.22
    Arus Petikemas TPS pada Februari 2025 Meningkat
  • IMG-20241205-WA0028
    Kinerja TPS Konsisten Tumbuh Positif Hingga November 2024
  • WhatsApp Image 2025-06-10 at 11.26.26
    Mei 2025 Arus Peti Kemas TPS Naik 13%
  • WhatsApp Image 2024-09-04 at 16.18.25
    Arus Petikemas TPS Hingga Agustus 2024 Naik Signifikan
  • IMG-20251008-WA0026
    Arus Peti Kemas TPS Sampai September 2025 Tetap Tumbuh
Previous Post

Hari Pertama Sekolah, Pemkab Kediri Lakukan Cek Kesehatan Gratis Terhadap Siswa SRMA 24

Next Post

Tolak Gate Parkir di Alun – Alun, Puluhan Jukir dan PKL Geruduk Pemkot Batu,Bagaimana Nyali Dishub ? 

Haria Kamandanu

Haria Kamandanu

RelatedPosts

PLN NP Gandeng Industri Manufaktur Lokal Perkuat TKDN & Substitusi Impor
EKBIS

TTL Salurkan Alat Kesehatan ke Puskesmas Pesisir

by Haria Kamandanu
11/02/2026
0

  SURABAYA | bidik.news - PT Terminal Teluk Lamong (TTL) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyalurkan bantuan...

Read moreDetails
PLN NP Gandeng Industri Manufaktur Lokal Perkuat TKDN & Substitusi Impor

PLN NP Gandeng Industri Manufaktur Lokal Perkuat TKDN & Substitusi Impor

11/02/2026
Polres Gresik Ringkus Pelaku Curat, Truk dan Motor Korban Dikembalikan

Polres Gresik Ringkus Pelaku Curat, Truk dan Motor Korban Dikembalikan

11/02/2026

Wabup Gresik Buka Festival Seni dan Karya Pendidikan III di Bawean, Dukung Kreativitas Siswa

11/02/2026

Serap Aspirasi , Ketua Bapemperda Yordan di Sambati Warga BLT Tak Tepat Sasaran

11/02/2026

Bank Jatim Gelar Rapat Kerja Tahunan 2026, Perkuat Langkah untuk Menjadi BPD Nomor 1 di Indonesia

10/02/2026
Next Post
Tolak Gate Parkir di Alun – Alun, Puluhan Jukir dan PKL Geruduk Pemkot Batu,Bagaimana Nyali Dishub ? 

Tolak Gate Parkir di Alun - Alun, Puluhan Jukir dan PKL Geruduk Pemkot Batu,Bagaimana Nyali Dishub ? 

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bidik.news

Bekerja dengan Mata Hati

Follow Us

Recent News

PLN NP Gandeng Industri Manufaktur Lokal Perkuat TKDN & Substitusi Impor

TTL Salurkan Alat Kesehatan ke Puskesmas Pesisir

11/02/2026
PLN NP Gandeng Industri Manufaktur Lokal Perkuat TKDN & Substitusi Impor

PLN NP Gandeng Industri Manufaktur Lokal Perkuat TKDN & Substitusi Impor

11/02/2026
  • TENTANG KAMI
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privacy
  • DISCLAIMER
  • CARRIER
  • Tarif Iklan Online
  • Tarif Iklan Cetak
  • Dukungan

© 2025 PT Pulitzer Indonesia Media-IT Bidiknews.

No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM

© 2025 PT Pulitzer Indonesia Media-IT Bidiknews.