GRESIK – Masyarakat Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik digemparkan dengan penculikan anak, seorang pria babak belur dihakimi massa akibat diduga telah melakukan penculikan anak. Saat ini pelaku diamankan aparat kepolisian setempat, Senin (3/2/2020).
Informasi yang berhasil dihimpun, sekitar pukul 18.00 WIB, korban seorang anak perempuan berinisial SAWK (9) yang masih duduk di kelas 5 Sekolah Dasar membeli makanan ringan disekitar rumahnya di Dusun Sukorejo, Desa Ngabetan Kecamatan Cerme.
Ditengah jalan pelaku yang diduga bernama Ahmad Muzaki Maulana (25), warga Perum Banjar Sari Asri, Banjar sari, Kecamatan Cerme, melintas menggunakan mobil Daihatsu Sigra langsung berhenti dan menarik anak korban dan dipaksa masuk ke dalam mobil Sigra warna abu-abu dengan Nopol W 1187 EE.
Didalam mobil anak korban berteriak minta tolong, sejumlah wargapun mendengar teriakan anak korban dan melakukan pengejaran. Pelaku akan membawa anak korban arah utara. Pelaku berhasil diringkus warga di dekat perlintasan kereta api daerah Cerme akibat mobil yang dikendarainya terkena macet, anak korbanpun berhasil diselamatkan.
Tak luput, bogeman mentah bersarang diwajah pelaku. Tidak hanya itu, wargapun emosi dan merusak mobil yang dipakai pelaku untuk menculik anak korban. Selang beberapa menit peugas kepolisian datang ke tempat kejadian dan mengamabkan pelaku.
Saat ini, pelaku dibawa ke Mapolsek Cerme untuk dimintai keterangan oleh penyidik.
“Iya benar sekarang dalam proses pemeriksaan,” ujar Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo ketika dikonfirmasi, Senin (3/2/2020) malam.
Sementara itu, Sulton Sulaiman yang ditunjuk sebagai kuasa hukum pelaku mengatakan bahwa dari keterangan pelaku, rencana anak tersebut akan dijual ke Bandung.
“Saat ini pelaku masih diperiksa secara insentif di Mapolsek Cerme, ” tegas Sulthon.
Masih menurutnya, pelaku berprofesi sebagai sopir mobil online. Tapi saat melakukan penculikan pelaku tidak menggunakan aplikasinya.











