MANGGARAI TIMUR (NTT)– Semua pedagang dari berbagai daerah yang berjualan di pasar mingguan Ketang, Desa Golo Tolang, Kecamatan Kota Komba, merasa kesal lantaran keluhan mereka, sampai detik ini tidak digubris Dinas Perindagkop kabupaten Manggarai Timur.
Hal ini dijelaskan salah seorang penjual aktif di pasar mingguan ketang, yang enggan namanya dimediakan, bawa semuah penjual sangat kesal dan marah, dengan sikap masa bodoh dinas Perindagkop Matim.
“kami menuntut tanggung jawab Dinas Perindagkop Matim selaku pengelolah pasar, tolong harus peka dan serius merealisaikan keadaan pasar ini, karena sangat berpengaruh pada omset penjualan kami, ” jelasnya kepada bidiknews, kamis (09/07/2020).
Seperti diberitakan sebelumnya terkait keluhan dari pelaku pasar ketang, bahwa akses keluar masuk menuju Pasar Ketang sangat sempit dan jalannya rusak parah, ruas jalan sudah ditutupi rumput tebal dan sudah setinggi orang dewasa. Ditambah lagi lingkungan pasar tidak pernah diperhatikan kebersihannya. Rumput sudah mengelilingi sekitar tempat jualan. Imbasnya transaksi pelaku pasar sangat terganggu dan tidak efektif.
Sumber pun menegaskan, seluruh penjual di pasar ketang sepakat kalau sampai minggu depan kondisi pasar masih tak diurus, mereka akan melakuan pemogokan kegiatan pasar dan mendatangi Kantor dinas perindustrian perdagangan dan koperasi (Perindagkop) Matim.
“Sebelum masa covid-19, uang bea retribusi penggunanaan gedung pasar, kami diwajibkan membayar, giliran ada tuntutan terkait kondisi pasar malah tidak ditanggapi. Kami menanti niat baik dari pengelola pasar, jika kondisi masih sama maka jelas pemogokan pasar terjadi, ” tegasnya
Merespon keluhan tersebut, Kadis Prindagkop kabupaten Matim Frans Malas, menerangkan bahwa petugas pasar sudah dipanggil, tinggal soal waktu saja untuk turun disana.
“Sudah saya hubungi petugas pasarnya, mohon bersabar dulu, pasar berikutnya jajaran Kabid, kepala seksi bahakan saya sendiri adek kalau tidak ada halangan akan kesana, tentunya bertepatan dengan hari pasar biar dipantau langsung terkait aktifitas pasar termasuk keluhan mereka, ” ungkapnya melalui sambungan telepon seluler.











