NGAWI – Pemkab Ngawi melalui Dinas Perdagangan, Perinaker membangun kawasan santai dan kuliner untuk menata pedagang kaki lima (PKL). Kawasan berada disepanjang jl. Yos Sudarso, Ngawi mulai dari perempatan Kartonyono sampai pintu gerbang alun-alun Ngawi yang saat ini sudah mulai terealisasi.
Sejauh 700 meter dan dilebarkan 6 meter dari icon patung Gading Kartonyono sampai alun-alun, hingga hari ini Selasa (15/12/2020) masih dalam proses realisasi penyelesaian bangunan.
Kepala Dinas Perdagangan, Perinaker Ir. Yusuf Rosyadi, sebagai pengguna anggaran, menyerap dari APBD 2020 untuk pembangunan sekaligus memperkuat icon Ngawi agar lebih menarik dimata pengunjung. Dijelaskan pula penyelesaian bangunan Yosudarso memakan waktu 120 hari
Tujuan pengerjaan jl. Yos Sudarso yang penyelesainnya memakan waktu 120 hari ini nantinya akan menjadi destinasi wisata kuliner atau Maliboro’nya Ngawi. Sehingga diharapkan akan mendongkrak perekonomian masyarakat Ngawi.
Sugeng Hariyadi PPK sekaligus Kabid Pasar Disperindag saat dikonfirmasi dilapangan mengatakan, pembangunan yang sudah berjalan ini sudah sesuai prosedur yang ada. “Kita selalu berkoordinasi dengan konsultan pengawas pekerjaan tersebut. Proyek pengerjaan jalan Yos Sudarso ini tentunya akan merubah wajah jalan ini menjadi icon Ngawi yang lebih baik,” ujarnya.
Sementara Yusuf Rosyadi menambahkan, pembangunan kawasan PKL ini diharapkan selesai sesuai apa yang diharapkan dan tepat waktu. Supaya icon wajah kota Ngawi dapat menjadi daya magnet bagi wisatawan untuk berkunjung di Ngawi.
“Ditambah ada sajian wisata alam, sejarah dan kuliner khas Ngawi. Kami yakin pengunjung akan berkesan saat berkunjung dan tinggal di Ngawi,” ujarnya sedikit berpromosi. (eko)











