SURABAYA | bidik.news – Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Surabaya menggelar Musyawarah Daerah (Musda) X di Gedung Serba Guna Sabilurrosyidin di Jl. Gayungan PTT No. 95 Surabaya, Minggu (9/11/2025).
Kegiatan lima tahunan ini mengangkat tema “Penguatan SDM Profesional Religius untuk Mewujudkan Surabaya Hebat.”
Musda X dibuka dengan bacaan basmalah, disusul salawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW, serta ungkapan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang mempertemukan para pengurus, tokoh masyarakat dan perwakilan LDII dari berbagai wilayah Surabaya.
Acara ini dihadiri Ketua DPW LDII Jatim KH. Moch Amrodji Konawi dan Kepala Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Bapemkesra) Kota Surabaya Drs. Arief Boediarto, M.Si., Ketua MUI Surabaya K.H. Abdul Muhith, para ulama, tokoh lintas agama (Kristen, Hindhu dan Budha) serta unsur pemerintah daerah.
Ketua DPW LDII Jatim KH. Moch Amrodji Konawi menjelaskan, Musda merupakan forum tertinggi di tingkat kabupaten/kota. Musda memiliki kewenangan untuk membahas laporan pertanggungjawaban, mengevaluasi kinerja organisasi, serta memilih kepengurusan baru untuk periode berikutnya.
“Musda bukan sekadar agenda formal, melainkan momentum untuk memperkuat arah dakwah dan peran LDII dalam kehidupan berbangsa. Kita berharap kepemimpinan berikutnya mampu melanjutkan semangat kebersamaan dan harmoni yang telah terbangun di Surabaya,” ujar KH. Amrodji.
Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap pengurus sebelumnya yang berhasil menjaga hubungan baik dengan berbagai elemen masyarakat dan pemerintah kota. “LDII Surabaya telah menunjukkan contoh nyata kerukunan antarumat beragama dan sinergi dengan pemerintah,” tambahnya.
Sementara itu, Arief Boediarto mewakili Wali Kota Surabaya juga menyampaikan apresiasi atas konsistensi LDII dalam berkontribusi terhadap pembinaan umat dan penguatan karakter religius masyarakat.
“Tema yang diangkat sangat relevan dengan arah pembangunan Surabaya. Pemerintah Kota menilai LDII berperan penting dalam membangun SDM yang tidak hanya cerdas dan profesional, tetapi juga berakhlak mulia,” ungkapnya.
Ia juga menuturkan bahwa fungsi Bapemkesra saat ini mencakup pembinaan sosial dan keagamaan, sehingga kolaborasi dengan lembaga seperti LDII menjadi semakin strategis. “Kami siap bersinergi untuk memperkuat kegiatan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Hingga sesi pleno sore, proses pemilihan Ketua DPD LDII Kota Surabaya masih berlangsung dan belum menghasilkan keputusan final. Pemilihan akan dilakukan secara musyawarah untuk mufakat sesuai dengan tata tertib organisasi.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Surabaya H. Akhmad Setiadi, S.Si., menjelaskan, ia mengedepankan prinsip demokratis, musyawarah, dan mufakat. Diharapkan hasilnya dapat diterima semua pihak dan membawa kemajuan bagi LDII Surabaya.
Selain agenda pemilihan, Musda X juga menjadi forum evaluasi dan penguatan program kerja, terutama dalam pengembangan SDM religius-profesional. LDII berkomitmen terus berkontribusi pada pembangunan moral dan sosial masyarakat melalui dakwah yang menyejukkan, kolaboratif dan berbasis kebangsaan.











