BIDIK NEWS | SURABAYA – Sungguh terharu melihat momen bahagia ini. Anak yang menjadi korban perdagangan melalui instagram, diserahkan Polrestabes Surabaya ke orang tuanya, Jumat (12/10).
Isak tangis diruangan Satreskrim Polrestabes Surabaya membuat suasana semakin terharu. saat tersangka ibu kandungnya Lariza menggendong anaknya dengan mata berkaca-kaca.
“Anak ku, ini mama dan ini papa, maafin mama ya nak, aku syang kamu,” Kata Lariza kepada buah hatinya yang nomer 3 itu.
Sementara itu, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran langsung menyerahkan bayi berumur 11 bulan itu kepada ayahnya bernama Anang Bagus Prasetyo dan disaksikan oleh ibu kandungnya Lariza serta keluarganya.
“Balita ini kami serahkan kembali kepada orang tuanya untuk dirawat dan dalam pendampingan DP5A Pemkot Surabaya,” Pungkas AKBP Sudamiran, Jumat (12/10).
Pihak Polrestabes Surabaya serta anggota DP5A (Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak) Kota Surabaya dan orang tua korban serta keluarganya melakukan tanda tangan kesepakatan penyerahan balita.
Setelah diserahkan, kepada orang tuanya, Anang langsung menggendong anaknya itu dengan nada serak serta berlinang air matanya.
“Anak ku papa kangen, papa syang kamu,” Ungkap Anang sambil menciumi anaknya dengan berlinang air matanya.
Kesedihan Lariza dan Anang serta anak, keluarganya terasa saat usai acara serah terima, karena ibu kandungnya harus kembali menjalani hukuman penjara sebagai konsekuensi perbuatannya.









