BANYUWANGI|BIDIK – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, mengapresiasi event sport tourism (olahraga berbalut pariwisata) yang rutin digelar Banyuwangi tiap tahun.
“Banyuwangi bisa menjadi contoh bagi daerah lain, bagaimana cara berinovasi dan mengelola olahraga,” kata Imam Nahrawi, saat ditemui di Pantai Solong Banyuwangi, Senin (01/01).
Menurut Imam Nahrawi, dengan anggaran daerahnya, Banyuwangi sanggup menggelar kejuaraan berskala internasional, seperti International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI), Banyuwangi International BMX, kejuaran Kite Surf dan Wind Surf, Banyuwangi International Ijen Green Run, hingga kejuaraan surfing.
“Banyuwangi tanpa mendapat bantuan APBN saja, mereka bisa. Ini menunjukkan inovasi mampu memanfaatkan segala potensi yang ada,” imbuh Imam.
Selain itu, lanjut Nahrawi, Banyuwangi juga memiliki kemauan yang kuat untuk mengembangkan olahraga.
“Ini yang patut dicontoh oleh daerah lainnya,” ucap menteri asal Madura itu.
Ditambahkannya, faktor lain yang berperan serta adalah masyarakat Banyuwangi. Dia pun memuji masyarakat aktif berperan mendukung pengembangan olahraga.
“Banyuwangi telah membuktikan bisa menggali potensi yang ada,” tandasnya.
Sementara, Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, berjanji akan terus mendorong pengembangan sport tourism. Menurut Anas, Banyuwangi sangat cocok dikembangkan untuk sport tourism karena potensi alamnya sangat mendukung.
“Alhamdulillah apa yang dilakukan oleh Banyuwangi selaku Pemerintah Daerah mendapat dukungan dari Kementerian. Salah satunya Kemenpora yang terus mendorong pengembangan olehraga di Banyuwangi,” ujar Anas.(nng)









